TALAS selama ini dikenal sebagai makanan tradisional yang mudah ditemukan di Indonesia. Namun di balik rasanya yang gurih dan teksturnya yang lembut, talas ternyata menyimpan manfaat kesehatan, terutama bagi penderita Diabetes Mellitus (DM).
Ahli gizi Indonesia, Ayu Bulan Febry Kurnia Dewi menjelaskan bahwa talas termasuk sumber karbohidrat yang lebih aman dikonsumsi penderita diabetes dibandingkan nasi putih.
“Talas memiliki indeks glikemik (IG) yang relatif rendah hingga sedang, sekitar 53–58, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis,” ujarnya.
Indeks glikemik sendiri merupakan ukuran seberapa cepat makanan meningkatkan kadar gula darah. Semakin rendah nilainya, semakin baik untuk membantu menjaga gula darah tetap stabil.
Kaya Serat, Bikin Kenyang Lebih Lama
Selain memiliki IG yang lebih rendah, talas juga kaya serat. Kandungan serat ini membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh sekaligus membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
Hal tersebut tentu bermanfaat bagi penderita diabetes yang perlu mengontrol pola makan agar kadar gula darah tetap stabil. Dengan rasa kenyang yang lebih tahan lama, keinginan untuk ngemil berlebihan juga bisa berkurang.
Bisa Jadi Pengganti Nasi
Talas dapat dijadikan alternatif sumber karbohidrat selain nasi putih. Rasanya yang khas membuat talas cocok diolah menjadi berbagai menu, mulai dari camilan sehat hingga makanan utama.
Namun, manfaat talas bisa berkurang jika diolah dengan cara yang kurang tepat.
Hindari Digoreng
Menurut Ayu Bulan, cara pengolahan sangat menentukan nilai kesehatan talas. Ia menyarankan agar talas tidak digoreng karena dapat meningkatkan kandungan lemak dan kalori.
Pengolahan yang lebih sehat antara lain:
Direbus
Dikukus
Dipanggang atau dioven
Cara memasak tersebut membantu menjaga kandungan serat dan nutrisi talas tetap optimal tanpa tambahan minyak berlebih.
Tetap Perhatikan Porsi
Meski lebih ramah untuk penderita diabetes, konsumsi talas tetap perlu dibatasi sesuai kebutuhan tubuh. Talas tetap mengandung karbohidrat yang bisa memengaruhi gula darah bila dikonsumsi berlebihan.
Karena itu, penting untuk mengombinasikan talas dengan lauk tinggi protein, sayuran, serta pola hidup sehat agar manfaatnya lebih maksimal.
Dengan pengolahan yang tepat dan konsumsi yang seimbang, talas bisa menjadi pilihan makanan lokal yang sehat, lezat, dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Penulis : lazir
Editor : ameri













