TNI AL dan Nelayan Bongkar 13,9 KM Pagar Laut Ilegal di Tangerang

- Penulis

Sabtu, 25 Januari 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Hingga saat ini, total sepanjang 13,9 kilometer pagar laut ilegal berhasil dibongkar oleh TNI AL bekerja sama dengan instansi maritim dan masyarakat nelayan di kawasan Tangerang. Pembongkaran ini dilakukan di tiga lokasi utama, yakni Tanjung Pasir, Kronjo, dan Mauk.

Komandan Lantamal III Jakarta, Laksamana Pertama TNI Agus Setiawan, mengungkapkan, “Kami terus berupaya bersama seluruh elemen untuk membuka akses bagi nelayan yang selama ini terganggu akibat adanya pagar laut ilegal. Ini adalah langkah konkret untuk membantu mereka mencari nafkah.”

Di Tanjung Pasir, tim berhasil membongkar pagar sepanjang 10,5 kilometer. Sementara di Kronjo, pembongkaran mencapai 2,5 kilometer, dan di Mauk mencapai 900 meter. Total personel gabungan yang terlibat dalam operasi ini mencapai 450 orang, terdiri dari TNI AL, Polairud, Bakamla, serta masyarakat nelayan yang antusias mendukung kegiatan ini.

Untuk melancarkan pembongkaran, tim menggunakan berbagai sarana, termasuk 4 kapal patroli cepat (KAL/Patkamla), 6 Sea Rider, 13 perahu karet, 2 Rigid Buoyant Boats (RBB), dan 2 RHIB. Selain itu, perahu milik nelayan setempat turut membantu sejak hari pertama operasi.

Kondisi di lapangan tidak selalu mudah. Dengan gelombang tinggi, angin kencang, serta pagar bambu yang tertancap sedalam 1,5 hingga 2,5 meter di dasar laut, tim menghadapi tantangan besar.

Kedalaman air yang hanya sekitar 1 meter bahkan membuat beberapa kapal penarik sempat kandas. Namun, semangat kerja sama antara personel gabungan dan masyarakat membuat pembongkaran tetap berjalan lancar.

“Meski cuaca kurang mendukung, kami tetap fokus dan berupaya secepat mungkin menyelesaikan pembongkaran agar nelayan segera bisa melaut tanpa kendala,” jelas seorang nelayan bernama Pak Rahman, yang ikut serta dalam operasi ini.

Kegiatan ini merupakan wujud implementasi perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara TNI AL dan instansi maritim untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat nelayan.

“Ini adalah bagian dari komitmen TNI AL untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya,” ujar Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Dengan pembongkaran yang terus berlangsung, diharapkan akses laut di wilayah Tangerang segera terbuka sepenuhnya, sehingga para nelayan bisa kembali melaut dan meningkatkan taraf hidup mereka. ***

Berita Terkait

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta
Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh
Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang
UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri
Slamet Minta BRAN Gerak Cepat, Konflik Agraria Jangan Dibiarkan Berlarut
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selangkah Lagi Jadi UU, Pemerintah Setuju Dibawa ke Paripurna
Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Bahas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati, Jamaah Reguler Efektif Bayar Rp23,24 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Sekolah Rakyat di Sulbar Dibangun Besar-besaran, Mamuju Tampung 1.260 Siswa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:41 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Said Iqbal Soroti 3 Celah yang Bisa Rugikan Buruh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Tiga Tahun Tragedi Gaza, Sukamta: Jangan Bangun Gaza tapi Palestina Hilang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

UU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Yoga Duwarto: Jangan Lagi Ganti Aturan Setiap Ganti Menteri

Berita Terbaru