Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Beras Nasional Aman dan Melimpah

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamentan Sudaryono mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan sidak ke Kompleks Gudang Perum Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang.(dok.bulog)

Wamentan Sudaryono mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan sidak ke Kompleks Gudang Perum Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang.(dok.bulog)

MAGELANG – Pemerintah terus memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga. Salah satunya ditunjukkan melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto ke Kompleks Gudang Perum Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026), didampingi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono.

Wamentan Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, mengatakan sidak tersebut bertujuan memastikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam kondisi aman dan siap disalurkan kapan pun diperlukan guna menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan.

“Bapak Presiden tidak hanya menerima laporan di atas kertas, tetapi ingin melihat secara langsung stok beras yang tersimpan di gudang. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa cadangan pangan benar-benar tersedia, aman, dan siap disalurkan kepada masyarakat apabila dibutuhkan,” ungkap Sudaryono.

Ia menegaskan, langkah ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan global seperti krisis energi dan ketidakpastian ekonomi dunia.

“Dalam kondisi tersebut, pemerintah dalam hal ini Bapak Presiden ingin memastikan bahwa Indonesia tetap berada dalam posisi yang kuat, baik dari sisi pasokan maupun stabilitas harga pangan,” lanjutnya.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung kondisi gudang berkapasitas 7.000 ton yang saat ini terisi penuh. Kondisi ini dinilai mencerminkan kesiapan stok, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Jawa Tengah.

“Jadi kunjungannya ini bersifat mendadak, tidak ada pemberitahuan, langsung mampir, sehingga ingin mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Bahkan pimpinan Bulog sengaja tidak kami beritahu karena kami ingin melihat situasi riil. Dan ternyata hasilnya membanggakan, stok cadangan beras pemerintah kita tinggi, gudang Bulog di berbagai daerah penuh,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sidak serupa telah dilakukan di sejumlah daerah lain.

“Kemarin saya juga sudah sidak di gudang Bulog tempat lain, termasuk Pak Menteri Pertanian di Makassar, di Bone, dan wilayah lainnya. Hasilnya sama, stok dalam kondisi penuh. Itu menjadi catatan penting,” tambahnya.

Dari sisi produksi, Sudaryono menyebut kinerja pertanian nasional menunjukkan tren yang sangat positif. Produksi beras nasional pada 2025 meningkat sebesar 4,07 juta ton atau 13,29 persen, didorong oleh peningkatan luas panen serta kebijakan penguatan sektor pertanian.

“Cadangan Beras Pemerintah hingga April 2026 mencapai sekitar 4,8 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, dan terus bergerak menuju 5 juta ton. Ini menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga di dalam negeri,” ujarnya.

Selain stok pemerintah, ketahanan pangan nasional juga didukung oleh ketersediaan beras di masyarakat dan potensi produksi yang masih berlanjut hingga akhir tahun.

“Beras yang beredar di masyarakat diperkirakan hampir 12 juta ton, ditambah potensi panen dalam waktu dekat sekitar 12 juta ton. Secara total, kekuatan stok beras nasional mencapai sekitar 28 juta ton, setara dengan ketahanan pangan hingga 11 bulan ke depan,” imbuhnya.

Pemerintah, lanjutnya, terus memperkuat peran Bulog dalam menjaga keseimbangan harga, baik di tingkat petani maupun konsumen, termasuk melalui optimalisasi serapan gabah.

“Kami optimistis target serapan gabah setara beras pada 2026 sebesar 4 juta ton dapat tercapai seiring meningkatnya produksi padi nasional. Target ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 3 juta ton,” tuturnya.

Sudaryono menegaskan, Bulog memiliki peran strategis sebagai penyangga harga dalam sistem pangan nasional.

“Penjamin harga itu Bulog. Ketika harga jatuh, negara hadir melalui Bulog dengan membeli gabah dari petani dengan harga yang baik sehingga kesejahteraan petani terjamin,” katanya.

Ia menjelaskan, Bulog menyerap sekitar 10 hingga 15 persen dari total produksi beras nasional. Dengan produksi sekitar 34,5 juta ton, cadangan yang dikelola berada di kisaran 3,6 hingga 3,7 juta ton sebagai buffer stock.

Intervensi tersebut dinilai penting, terutama saat panen raya ketika suplai melimpah dan berpotensi menekan harga di tingkat petani. Sebaliknya, saat produksi menurun dan harga naik, cadangan akan dilepas ke pasar guna menjaga stabilitas.

“Jadi harga di tingkat petani dijaga melalui HPP, dan di tingkat konsumen dijaga melalui HET agar keduanya tidak dirugikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan peran Bulog juga didukung kebijakan pemerintah, termasuk Instruksi Presiden terkait percepatan serapan gabah nasional.

“Untuk mengelola pangan negara, dibutuhkan aturan yang kuat dan dukungan anggaran yang memadai. Karena itu, peran Bulog terus diperkuat,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Produk UMKM Sulit Tembus Pasar Global? Barantin dan Kemendag Siapkan Langkah Ini
Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu
Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027
1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton
Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini
Garam Merah Putih Bima Siap Tembus Pasar Nasional, Petambak Lokal Punya Harapan Baru
Kuota Tuna Sirip Biru Indonesia Naik 25 Persen, Berpeluang Tembus 3.170 Ton per Tahun
Laba BULOG Cetak Rekor Rp2,4 Triliun, Akhir Tahun Diprediksi Tembus Rp3 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:42 WIB

1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram, Perak Ikut Melemah Hari Ini

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Garam Merah Putih Bima Siap Tembus Pasar Nasional, Petambak Lokal Punya Harapan Baru

Berita Terbaru