JAKARTA – Bioskop Trans TV menghadirkan film aksi kriminal penuh ketegangan, Sicario: Day of the Soldado, pada Jumat malam, 16 Oktober 2026, pukul 21.00 WIB.
Film yang dibintangi Benicio del Toro dan Josh Brolin ini menyuguhkan intrik intelijen, perang kartel narkoba, hingga misi rahasia yang berubah menjadi pertaruhan nyawa.
Dirilis pada 2018, film garapan sutradara Stefano Sollima ini merupakan kelanjutan dari Sicario (2015). Ceritanya kembali membawa penonton ke perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko, tempat operasi rahasia pemerintah berkelindan dengan kekerasan dan perebutan kekuasaan antarkartel.
Teror bom memicu operasi rahasia
Kisah bermula ketika serangan bom bunuh diri mengguncang sebuah supermarket di Kansas City, Amerika Serikat. Serangan yang menewaskan 15 warga sipil itu memicu respons keras pemerintah AS terhadap ancaman terorisme.
Agen CIA Matt Graver (Josh Brolin) mendapat tugas menjalankan operasi untuk memburu jaringan yang diduga membantu penyelundupan teroris melintasi perbatasan AS-Meksiko. Pemerintah mencurigai kartel narkoba terlibat dalam jalur penyusupan tersebut.
Untuk menjalankan misi berisiko tinggi itu, Graver kembali menggandeng Alejandro Gillick (Benicio del Toro), mantan anggota kepolisian Meksiko yang memiliki pengalaman panjang menghadapi dunia kriminal.
Keduanya menyusun strategi untuk mengadu dua kartel besar agar saling melemahkan. Mereka berharap konflik tersebut dapat mengacaukan jaringan kejahatan yang menjadi sasaran operasi.
Menculik putri gembong narkoba
Operasi dimulai dengan langkah-langkah ekstrem. Gillick membunuh seorang pengacara yang memiliki hubungan dengan kartel Matamoros di Mexico City. Sementara itu, Graver dan timnya menculik Isabel Reyes (Isabela Moner), putri gembong narkoba Carlos Reyes, yang menjadi rival utama kartel tersebut.
Penculikan Isabel dirancang untuk memancing kemarahan Carlos. Dengan membuatnya percaya bahwa putrinya diculik oleh pihak lawan, Graver berharap konflik antarkartel pecah dan berkembang menjadi perang terbuka.
Untuk mendukung operasi, Graver juga menjalin kerja sama dengan pemasok senjata ilegal Andy Wheeldon (Shea Whigham). Dukungan persenjataan, helikopter, dan perangkat komunikasi canggih disiapkan demi memastikan misi berjalan sesuai rencana.
Namun, strategi yang tampak terukur itu mulai menghadapi masalah ketika Graver dan timnya berusaha membawa Isabel ke sebuah pos polisi federal Meksiko yang berada di wilayah kekuasaan kartel pesaing Carlos.
Misi berubah menjadi pertaruhan nyawa
Situasi berubah drastis ketika rombongan mereka diserang polisi pengawal saat berada di Meksiko. Baku tembak pun pecah dan membuat operasi rahasia tersebut berantakan.
Di tengah kekacauan, Isabel berhasil melarikan diri ke kawasan padang pasir. Gillick mengejarnya seorang diri, sedangkan anggota tim lainnya memilih kembali ke Amerika Serikat.
Masalah semakin rumit ketika pemerintah AS mengetahui bahwa serangan bom di Kansas City ternyata dilakukan oleh teroris dalam negeri, bukan oleh teroris asing yang diselundupkan melalui perbatasan.
Temuan itu mengubah arah operasi. Misi yang sebelumnya dibenarkan atas nama keamanan nasional kini kehilangan landasan utamanya.
Menteri Pertahanan AS kemudian memerintahkan CIA menghentikan operasi sekaligus menghabisi Isabel dan Gillick. Keduanya dianggap sebagai saksi yang dapat mengungkap keterlibatan militer AS dalam penembakan polisi Meksiko.
Perintah tersebut menempatkan Graver dalam posisi sulit. Ia harus menghadapi konsekuensi operasi yang telah dirancangnya sendiri, sementara nasib Isabel dan Gillick berada di ujung tanduk.
Lantas, apakah Graver akan mematuhi perintah pemerintah atau mengambil langkah berbeda demi menyelamatkan rekan sekaligus saksi dalam operasi tersebut?
Temukan kelanjutan kisah penuh intrik dan aksi menegangkan itu dalam Sicario: Day of the Soldado di Bioskop Trans TV, Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 21.00 WIB.
Penulis : dafri jh
Editor : ami






