Sistem Tol Nirsentuh MLFF Belum Berlaku, Ini Penjelasan Terbaru BPJT

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gerbang Tol Beno, Bali (dok. pu)

Ilustrasi Gerbang Tol Beno, Bali (dok. pu)

JAKARTA – Pemerintah belum akan langsung menerapkan sistem transaksi tol tanpa sentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) secara luas. Saat ini, skema tersebut masih dalam tahap awal pengujian untuk memastikan kesiapan teknologi hingga pengguna sebelum benar-benar diimplementasikan ke masyarakat.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian, menegaskan bahwa pengembangan MLFF bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, melainkan bagian dari transformasi besar dalam sistem layanan jalan tol nasional.

“Implementasi MLFF tidak bisa hanya dilihat sebagai penerapan teknologi semata, tetapi merupakan transformasi sistem secara menyeluruh. Oleh karena itu, setiap tahapan harus dilakukan secara hati-hati agar sistem berjalan optimal dan tidak menimbulkan risiko di lapangan,” ujar Wilan, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, saat ini MLFF masih berada pada tahap pra-uji coba yang difokuskan pada functional test untuk menguji kesiapan sistem secara teknis.

“Saat ini kami masih berada pada tahap pra-uji coba yang mencakup functional test. Tahapan ini penting untuk memastikan kesiapan sistem sebelum masuk ke fase uji coba yang lebih luas dan evaluasi secara menyeluruh,” jelasnya.

Menurut Wilan, selain kesiapan teknologi, faktor pengguna juga menjadi tantangan penting dalam implementasi MLFF. Tingginya penggunaan smartphone di masyarakat belum sepenuhnya menjamin kesiapan dalam beradaptasi dengan sistem baru.

“Adopsi sistem baru tidak hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan perilaku. Karena itu, diperlukan proses adaptasi dan sosialisasi yang masif agar masyarakat dapat menggunakan sistem ini dengan baik dan benar,” tambahnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga terus memperkuat kesiapan ekosistem pendukung. Koordinasi dilakukan dengan Badan Usaha Pelaksana MLFF serta para pemangku kepentingan lain, termasuk dalam hal regulasi, integrasi sistem, keamanan data, hingga dukungan operasional.

Pemerintah menekankan bahwa keberhasilan MLFF sangat bergantung pada sinergi tiga aspek utama, yakni kesiapan teknologi, kesiapan pengguna, dan kesiapan ekosistem.

Dengan pendekatan bertahap ini, implementasi MLFF diharapkan mampu berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari meningkatkan kelancaran lalu lintas hingga mendorong efisiensi perjalanan dan kualitas layanan jalan tol secara berkelanjutan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru