Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto

- Penulis

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendiktisaintek Brian Yuliarto dengan Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia, Ueno Atsushi. (foto. kemendiksaintek)

Mendiktisaintek Brian Yuliarto dengan Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia, Ueno Atsushi. (foto. kemendiksaintek)

JAKARTA – Indonesia dan Jepang menjajaki perluasan kerja sama pendidikan tinggi, termasuk membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di universitas Jepang melalui program gelar bersama (joint degree) hingga pendidikan doktoral.

Peluang tersebut dibahas Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto saat menerima Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Ueno Atsushi, di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Senin (2/11/2026).

Brian mengatakan, kerja sama kedua negara perlu diarahkan pada peningkatan mobilitas mahasiswa, penguatan kapasitas peneliti, serta pengembangan riset dan teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Salah satu yang dibahas adalah perluasan akses informasi mengenai program studi berbahasa Inggris di universitas Jepang. Selain itu, kedua negara menjajaki pengembangan program joint degree dan pendidikan doktoral untuk memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi.

Rencana peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia di Jepang tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut, terutama terkait skema pendanaan dan mekanisme pelaksanaannya.

Dubes Jepang Ueno Atsushi menyambut positif peluang penguatan kemitraan tersebut. Ia juga mengungkapkan, Indonesia dan Jepang telah mengadopsi 26 proyek penelitian melalui program Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS).

Program tersebut menjadi salah satu fondasi pengembangan penelitian bersama sekaligus peningkatan kapasitas sains dan teknologi kedua negara. Peluang kolaborasi juga terbuka di sektor sumber daya mineral dengan melibatkan mitra Jepang.

Kerja sama tidak hanya menyasar pendidikan dan penelitian. Kemdiktisaintek sebelumnya juga bertemu dengan Executive Director Technology and Innovation Strategy Center (TSC) New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO), Kikuo Kishimoto, pada 27 Oktober 2026.

Pertemuan itu membahas potensi keterlibatan perguruan tinggi dan lembaga riset dalam pengembangan serta pengujian teknologi bersama industri. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan hasil penelitian untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Melalui penguatan kemitraan ini, Indonesia dan Jepang diharapkan dapat memperluas pertukaran mahasiswa dan akademisi, mengembangkan pendidikan kolaboratif, serta meningkatkan penelitian bersama.

Upaya tersebut sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak, yang mendorong pendidikan tinggi, sains, dan teknologi menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik
Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas
Pemerintah Perluas Wajib Belajar 13 Tahun, Revitalisasi TK Melonjak Jadi 13.831 Unit
Dua Tahun Belajar Pagi-Sore, SMAN 7 Pontianak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto

Senin, 2 November 2026 - 11:36 WIB

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi

Berita Terbaru