Wakil Ketua Komisi I DPR RI Kecam Serangan Israel ke Doha, Desak Pemerintah Indonesia Ambil Sikap Tegas

- Penulis

Rabu, 10 September 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukamta (dok.pribadi)

Sukamta (dok.pribadi)

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. H. Sukamta, Ph.D., mengecam keras serangan udara yang dilakukan Israel terhadap ibu kota Qatar, Doha, pada Selasa (9/9/2025).

Serangan tersebut menewaskan sedikitnya enam orang, termasuk seorang anggota Hamas dan satu aparat keamanan Qatar.

Sukamta menilai tindakan Israel ini sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional yang berpotensi memperburuk ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

“Serangan Israel terhadap Doha adalah bentuk agresi militer yang tidak dapat dibenarkan dan jelas melanggar prinsip-prinsip hukum internasional. Tindakan ini berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Teluk dan mengganggu upaya perdamaian di Timur Tengah,” tegas Sukamta, Rabu (10/9/2025).

Ia juga menambahkan bahwa Israel berulang kali melakukan serangan terhadap delegasi negosiasi perdamaian dari Palestina, yang menurutnya menunjukkan tidak adanya niat Israel untuk menciptakan perdamaian.

“Indonesia berdiri bersama Qatar sebagai negara berdaulat dan mendesak Pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas serta berperan aktif mendorong penyelesaian damai,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Sukamta meminta Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) segera mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam serangan Israel tersebut. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan koordinasi diplomatik dengan negara-negara sahabat untuk merespons situasi ini.

“Pemerintah Indonesia harus mengambil langkah konkret dengan memimpin upaya diplomasi internasional, termasuk di ASEAN, OKI, dan PBB. Selain itu, keselamatan seluruh WNI yang tinggal dan bekerja di Qatar juga harus menjadi prioritas,” kata Sukamta.

Sukamta yang juga Wakil Ketua Fraksi PKS Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan mendorong Indonesia agar lebih proaktif melalui diplomasi multilateral, terutama di PBB, untuk mencegah serangan serupa di masa mendatang.

“Fraksi PKS DPR RI konsisten membela hak-hak kemanusiaan rakyat Palestina dan mendukung semua upaya diplomasi Indonesia di level internasional,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyerukan agar pemerintah meningkatkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina dan warga sipil yang terdampak konflik. Menurutnya, Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia sekaligus anggota aktif Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mendorong terciptanya perdamaian di Timur Tengah.

Penulis : dafri jh

Editor : ameri

Berita Terkait

Perdagangan Indonesia-Rumania Tembus USD 571,6 Juta, Naik 240 Persen
Nasi Padang Jadi Magnet, 1.200 Pengunjung Ramaikan Festival Indonesia di Bucharest
KBRI Kolombo Resmikan Indonesia Cultural Centre, Gamelan hingga Tari Tor Tor Warnai Acara
WNI di Rumania Rayakan HUT ke-81 RI, Doa untuk Korban Gempa NTT Menggema di Bucharest
AHY Tegaskan Indonesia Siap Jadi Jembatan ASEAN–Eurasia, Dorong Infrastruktur Hijau Berkelanjutan
AHY Dorong Infrastruktur Hijau dan Ketahanan Kawasan Asia di Ecosperity Week 2026 Singapura
Satelit Uji Kelima Fergani Space Berhasil Mengorbit, Turkiye Kian Dekat Mandiri di Sektor Antariksa
Paus Leo XIV Tegas: Tak Ada Dalih Agama untuk Perang, Serukan Dunia Hentikan Kekerasan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:54 WIB

Perdagangan Indonesia-Rumania Tembus USD 571,6 Juta, Naik 240 Persen

Senin, 14 September 2026 - 09:30 WIB

Nasi Padang Jadi Magnet, 1.200 Pengunjung Ramaikan Festival Indonesia di Bucharest

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:03 WIB

KBRI Kolombo Resmikan Indonesia Cultural Centre, Gamelan hingga Tari Tor Tor Warnai Acara

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

WNI di Rumania Rayakan HUT ke-81 RI, Doa untuk Korban Gempa NTT Menggema di Bucharest

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:19 WIB

AHY Tegaskan Indonesia Siap Jadi Jembatan ASEAN–Eurasia, Dorong Infrastruktur Hijau Berkelanjutan

Berita Terbaru