Satelit Uji Kelima Fergani Space Berhasil Mengorbit, Turkiye Kian Dekat Mandiri di Sektor Antariksa

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 05:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satelit FGN-100-D3 milik Turkiye (foto.anadou)

Satelit FGN-100-D3 milik Turkiye (foto.anadou)

ISTAMBUL – Langkah Turkiye dalam membangun kemandirian teknologi antariksa terus menunjukkan progres signifikan. Perusahaan Fergani Space sukses menempatkan satelit uji kelimanya ke orbit, memperkuat posisi negara tersebut di bidang navigasi dan komunikasi berbasis ruang angkasa.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Baykar pada Senin, satelit FGN-100-D3 diluncurkan dari Amerika Serikat melalui misi SpaceX Transporter-16. Peluncuran berlangsung dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg, California, pada pukul 14.02 waktu Turkiye.

Satelit dengan bobot 113 kilogram itu berhasil memisahkan diri dari roket peluncur sekitar 66 menit setelah lepas landas. Selanjutnya, FGN-100-D3 ditempatkan di orbit target dengan ketinggian antara 500 hingga 520 kilometer.

Tim Fergani Space memantau seluruh proses peluncuran dari Pusat Observasi dan Kontrol Antariksa di Pusat Teknologi Nasional Ozdemir Bayraktar, Istanbul.

Satelit tersebut kini telah mulai beroperasi di orbit dan dilengkapi dengan kemampuan komunikasi serta navigasi. Ketua Dewan sekaligus Chief Technology Officer Baykar, Selcuk Bayraktar, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menembus batas teknologi.

“FGN-100-D3 — satelit uji kelima Fergani yang memiliki kemampuan komunikasi dan navigasi — telah berhasil menempati posisinya di ruang angkasa,” ujarnya melalui platform media sosial NSosyal.

Menurut Fergani, satelit ini merupakan lompatan teknologi dibandingkan generasi sebelumnya. Hal itu terlihat dari penggunaan berbagai sistem penting yang dikembangkan secara mandiri, seperti reaction wheel, magnetic torque rod, magnetometer, unit pengukuran inersia, hingga penerima GNSS.

Selain itu, FGN-100-D3 juga dibekali komputer onboard berbasis kecerdasan buatan guna mendukung misi lanjutan. Keberhasilan validasi sistem dan avionik buatan dalam negeri di orbit menjadi langkah penting menuju kemandirian penuh Turkiye di sektor antariksa.

Sejak awal 2025, Fergani Space terus memperluas kiprahnya di orbit. Satelit pertama mereka, FGN-100-D1, diluncurkan pada Januari 2025, disusul FGN-100-D2 pada November 2025 yang menjadi satelit sektor swasta terbesar di Turkiye dengan bobot 104 kilogram.

Pada 28 November 2025, perusahaan juga meluncurkan FGN-TUG-S01, kendaraan transfer orbit berpropulsi hibrida pertama di dunia yang membawa CubeSat FRG-10D1 berbobot 10 kilogram.

Ke depan, Fergani menargetkan pembangunan sistem navigasi global Ulugh Beg yang terdiri dari lebih dari 100 satelit dalam lima tahun mendatang. Proyek ini akan dikembangkan dengan sumber daya sendiri, seiring upaya pengembangan kendaraan peluncur nasional.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Sumber Berita: anadolu

Berita Terkait

Paus Leo XIV Tegas: Tak Ada Dalih Agama untuk Perang, Serukan Dunia Hentikan Kekerasan
PKS Murka! Hidayat Nur Wahid Kecam Keras Israel atas Serangan terhadap Masjid Al Aqsha
Hubungan Turkiye–Arab Saudi Kian Erat, Dorong Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Iran Bantah Rencana Eksekusi Demonstran, Trump Ancam Tindakan Sangat Keras
Jeritan dari Penjara Damon: Tahanan Perempuan Palestina Dipukul dan Dipaksa Lepas Jilbab
DPR RI Nilai Penangkapan Presiden Venezuela Cederai Kedaulatan Negara
AS Tangkap Presiden Maduro, Hikmahanto Juwana: Ini Preseden Berbahaya bagi Dunia!
Indonesia Semarakkan IWA Charity Bazaar 2025 di Bucharest

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 05:18 WIB

Satelit Uji Kelima Fergani Space Berhasil Mengorbit, Turkiye Kian Dekat Mandiri di Sektor Antariksa

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:21 WIB

Paus Leo XIV Tegas: Tak Ada Dalih Agama untuk Perang, Serukan Dunia Hentikan Kekerasan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:45 WIB

PKS Murka! Hidayat Nur Wahid Kecam Keras Israel atas Serangan terhadap Masjid Al Aqsha

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:03 WIB

Hubungan Turkiye–Arab Saudi Kian Erat, Dorong Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:33 WIB

Iran Bantah Rencana Eksekusi Demonstran, Trump Ancam Tindakan Sangat Keras

Berita Terbaru