Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran, Nusron Wahid Tegaskan Tak Ada Kasus Baru Sengketa Tanah

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusron Wahid. (dok.rentak.id)

Nusron Wahid. (dok.rentak.id)

JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan tidak ada kasus baru sengketa tanah selama satu tahun pertama masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, seluruh persoalan yang kini ditangani merupakan sisa kasus lama yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

“Alhamdulillah, sampai setahun ini saya berani mengklaim tidak ada kasus sengketa tanah yang baru. Belum ada produk kita selama setahun ini digugat atau bermasalah dengan pihak lain,” ujar Nusron usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Ia menjelaskan, seluruh sengketa tanah yang saat ini sedang diproses merupakan residu dari kasus 5 hingga 15 tahun lalu. Karena itu, Kementerian ATR/BPN berfokus mempercepat penyelesaian sambil memperkuat sistem pencegahan agar konflik serupa tidak berulang.

“Semua masalah pertanahan dan tata ruang yang ada saat ini merupakan warisan masa lalu,” katanya.

Nusron menekankan bahwa pencegahan menjadi kunci utama dalam menangani potensi sengketa. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat sistem layanan pertanahan dan tata ruang yang akurat dan akuntabel, sekaligus mempersempit ruang gerak mafia tanah.

“Melawan mafia tanah yang paling efektif adalah membentengi diri, membuat sistem yang akurat dan akuntabel agar tidak bisa dibobol dan tidak bisa diakali,” tegasnya.

Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN, sepanjang tahun 2025, total kerugian negara yang berhasil diselamatkan dari praktik mafia tanah mencapai Rp9,67 triliun, dengan luas lahan sekitar 13 ribu hektare.

Dalam kesempatan tersebut, Nusron hadir bersama Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, serta para menteri dan kepala lembaga lain yang tergabung dalam Kabinet Merah Putih.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

AHY Dorong Percepatan Flyover dan Underpass untuk Atasi Perlintasan Rawan di Bekasi
KSPI Alihkan Aksi May Day 2026 ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo
ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI
Kemnaker Perkuat Kompetensi Mahasiswa Polteknaker Hadapi Transformasi Digital dan Peluang Green Jobs 2026
Barantin Perkuat Laboratorium Karantina Hewan, Jamin Keamanan Pangan Nasional 2026
Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata
Ikan Sapu-Sapu Sebaiknya Diolah Jadi Pupuk, Bukan Dikubur Hidup-hidup

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:34 WIB

AHY Dorong Percepatan Flyover dan Underpass untuk Atasi Perlintasan Rawan di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 - 18:53 WIB

ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya

Selasa, 28 April 2026 - 10:44 WIB

Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI

Selasa, 28 April 2026 - 09:33 WIB

Kemnaker Perkuat Kompetensi Mahasiswa Polteknaker Hadapi Transformasi Digital dan Peluang Green Jobs 2026

Selasa, 28 April 2026 - 08:33 WIB

Barantin Perkuat Laboratorium Karantina Hewan, Jamin Keamanan Pangan Nasional 2026

Berita Terbaru

Hiburan

Iis Dahlia Tak Mau Terburu-buru Nikahkan Anak

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:47 WIB