BULOG Dorong Asuransi Pertanian di Indramayu untuk Cegah Gagal Panen dan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan Perum BULOG, salah satunya dengan mendorong perlindungan bagi petani melalui program sosial “Bulog Peduli Petani”.

Program ini menyasar langsung petani di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional.

Pemimpin Wilayah Jawa Barat Perum BULOG, Nurman Susilo, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

“Program Bulog Peduli Petani ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat perlindungan bagi petani sebagai garda terdepan sektor pertanian. Melalui sosialisasi asuransi pertanian ini, kami ingin mendorong petani agar semakin memahami pentingnya mitigasi risiko usaha tani sehingga tetap produktif dan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Sebagai daerah dengan kontur lahan datar yang mendominasi hingga lebih dari 96 persen wilayahnya, Indramayu memiliki potensi besar dalam produksi padi. Hingga akhir 2025, produksi padi di wilayah ini tercatat mencapai 1,63 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), memperkuat posisinya sebagai salah satu penopang utama ketersediaan pangan nasional.

Meski demikian, sektor pertanian di Indramayu tidak lepas dari berbagai ancaman, mulai dari perubahan iklim, banjir, kekeringan, hingga serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Kondisi ini kerap menimbulkan kerugian bagi petani, bahkan berisiko menyebabkan gagal panen.

Untuk menjawab persoalan tersebut, BULOG melalui Kantor Cabang Indramayu berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian setempat menggelar sosialisasi asuransi pertanian. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Trisul ini diikuti oleh 30 petani dan 5 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Dalam kegiatan tersebut, para peserta dibekali pemahaman menyeluruh mengenai manfaat asuransi pertanian, mulai dari proses pendaftaran hingga mekanisme klaim.

“Dengan adanya pemahaman ini, kami berharap petani bisa lebih siap menghadapi berbagai risiko yang mungkin terjadi, baik akibat faktor alam maupun non-alam, sehingga keberlangsungan usaha tani tetap terjaga,” tambah Nurman.

Melalui program ini, BULOG menegaskan perannya tidak hanya sebagai stabilisator pangan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pemberdayaan petani. Program Bulog Peduli Petani juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 2, yakni tanpa kelaparan, dengan fokus pada penguatan sistem pertanian yang tangguh dan berkelanjutan.

Dengan langkah ini, BULOG berharap kesejahteraan petani dapat terus meningkat, sekaligus memastikan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga di tengah berbagai tantangan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Pajak Digital RI Tembus Rp58,75 Triliun, Amin Ak Minta Perusahaan Platform Tak Lepas Tanggung Jawab
Hafisz Tohir Soroti Yield SUN 7,75 Persen dan IHSG Anjlok: Alarm Fiskal Mulai Terasa
Tak Cukup Lindungi PMI, Barantin-KP2MI Bidik Peluang Bisnis Setelah Mereka Pulang
BULOG Punya Stok 4,6 Juta Ton Beras, Siapkan Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Nataru
Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:35 WIB

Hafisz Tohir Soroti Yield SUN 7,75 Persen dan IHSG Anjlok: Alarm Fiskal Mulai Terasa

Rabu, 4 November 2026 - 10:14 WIB

Tak Cukup Lindungi PMI, Barantin-KP2MI Bidik Peluang Bisnis Setelah Mereka Pulang

Rabu, 4 November 2026 - 08:04 WIB

BULOG Punya Stok 4,6 Juta Ton Beras, Siapkan Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Nataru

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WIB

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Berita Terbaru