LUMAJANG – Suasana haru dan penuh doa mengiringi langkah dua kader dakwah Pondok Pesantren Khomsani Nur yang kembali diberangkatkan untuk mengemban amanah di tanah rantau. Rabu pagi (29/4/2026) pukul 06.30 WIB, halaman pondok menjadi saksi pelepasan Ustadz Iqbal Fatahillah dan Ustadzah Arzu Nayyara menuju Kendari, Sulawesi Tenggara.
Acara berlangsung khidmat dan sarat makna. Seluruh santri, dewan asatidz, serta keluarga turut hadir memberikan doa dan restu. Prosesi pemberangkatan dipimpin langsung oleh Pengasuh Ponpes Khomsani Nur, Abah H. M. Agus Nur Majdi, yang tampak memberikan pesan dan nasihat penuh kehangatan kepada para utusan dakwah tersebut.
Dalam rangkaian keberangkatan, kedua asatidz terlebih dahulu menuju Bandara Juanda bersama Ummi Yayak, sebelum melanjutkan perjalanan udara ke Kendari. Penugasan ini merupakan bagian dari program dakwah dan pengabdian pesantren yang terus berkelanjutan. Sebelumnya, Ponpes Khomsani Nur juga telah mengirimkan salah satu ustadznya, Aji Cahyono, untuk bertugas di Madrasah Diniyah KH Hamzah, Desa Anawai, Kecamatan Wua Wua, Kendari.
Dalam sambutannya, Abah H. M. Agus Nur Majdi menyampaikan harapan besar atas misi yang diemban kedua utusan tersebut. “Semoga dengan adanya ustadz dan ustadzah dari Ponpes Khomsani Nur, dapat membawa kemanfaatan dan keberkahan bagi masyarakat di sana, serta diberikan kekuatan untuk tetap istiqomah dalam berdakwah,” ujarnya penuh harap.
Pemberangkatan ini menjadi cerminan nyata komitmen Pondok Pesantren Khomsani Nur dalam mencetak generasi dai dan daiyah yang siap terjun langsung ke tengah masyarakat. Tidak hanya menyampaikan ilmu, mereka juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Dengan iringan doa dari seluruh keluarga besar pondok, langkah keduanya dilepas penuh harapan. Semoga perjalanan dakwah ini menjadi ladang amal, menghadirkan manfaat luas, serta membawa keberkahan yang terus mengalir. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Penulis : atz
Editor : ameri













