Kemnaker Perkuat Kompetensi Mahasiswa Polteknaker Hadapi Transformasi Digital dan Peluang Green Jobs 2026

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polteknaker uai melaukan pembekalan (dok. kemnaker)

Polteknaker uai melaukan pembekalan (dok. kemnaker)

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) semakin serius menyiapkan generasi muda agar tidak tertinggal dalam arus perubahan dunia kerja yang kian dinamis. Melalui Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker), berbagai upaya pembekalan terus diperkuat, terutama dalam menghadapi tantangan transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan (AI), hingga munculnya peluang baru di sektor pekerjaan ramah lingkungan atau green jobs.

Salah satu langkah konkret diwujudkan lewat kegiatan penyuluhan jabatan bertajuk Future-Proofing Your Career: Navigating the Green Job Wave 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini diikuti mahasiswa dan alumni Polteknaker sebagai wadah untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker, Estiarty Haryani, menegaskan bahwa kesiapan menghadapi perubahan harus dibangun sejak dini.

“Perubahan dunia kerja berlangsung sangat cepat. Mahasiswa perlu membekali diri tidak hanya dengan kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan beradaptasi, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemahaman terhadap kebutuhan industri menjadi faktor penting agar lulusan dapat lebih cepat terserap di pasar kerja. Selama ini, kata Estiarty, Polteknaker telah menunjukkan kinerja positif dalam mencetak lulusan siap kerja, terlihat dari tingginya tingkat penyerapan alumni di berbagai sektor industri maupun dunia kewirausahaan.

Namun demikian, perubahan yang terus berlangsung juga mendorong munculnya kebutuhan kompetensi baru. Sejumlah profesi yang kini banyak dibutuhkan antara lain full stack engineer, data scientist, spesialis pemasaran digital, pengelola media sosial, kreator konten, hingga human resources business partner.

Menurut Estiarty, generasi muda perlu menyadari bahwa jalur karier ke depan tidak lagi bersifat linear dan penuh kepastian.

“Jangan terpaku pada satu pilihan pekerjaan. Peluang baru akan terus muncul seiring perkembangan dunia kerja,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara capaian akademik dan keterampilan praktis, seperti penguasaan teknologi, komunikasi, kepemimpinan, kerja tim, serta ketahanan dalam menghadapi tekanan kerja.

Sementara itu, Direktur Polteknaker Yoki Yulizar menambahkan bahwa perubahan dunia kerja tidak hanya dipicu oleh digitalisasi dan otomatisasi, tetapi juga oleh arah pembangunan berkelanjutan.

“Green economy tidak hanya terkait isu lingkungan, tetapi juga menyangkut daya saing industri dan ketenagakerjaan. Ketika model bisnis berubah, kebutuhan tenaga kerja juga ikut berubah,” jelasnya.

Melalui berbagai program pembekalan tersebut, Kemnaker berharap lulusan Polteknaker mampu menghadapi transformasi dunia kerja dengan lebih siap, adaptif, serta memiliki daya saing tinggi, khususnya dalam memanfaatkan peluang di sektor green jobs yang terus berkembang.

Penulis : amanda az

Editor : ameri

Berita Terkait

ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI
Barantin Perkuat Laboratorium Karantina Hewan, Jamin Keamanan Pangan Nasional 2026
Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata
Ikan Sapu-Sapu Sebaiknya Diolah Jadi Pupuk, Bukan Dikubur Hidup-hidup
Penangkapan Udang dengan JHUB di Merauke Diatur Ketat, Ini Penjelasan KKP
Kenaikan Harga Energi Picu Risiko Penyimpangan, FKBI Minta Pengawasan Diperketat
Proyek Rp9,56 Miliar Hampir Rampung, Madrasah di Papua Segera Lebih Layak

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:53 WIB

ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya

Selasa, 28 April 2026 - 10:44 WIB

Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI

Selasa, 28 April 2026 - 09:33 WIB

Kemnaker Perkuat Kompetensi Mahasiswa Polteknaker Hadapi Transformasi Digital dan Peluang Green Jobs 2026

Senin, 27 April 2026 - 06:46 WIB

Penataan Pulau Penyengat Kian Digenjot, Destinasi Wisata Budaya Melayu di Kepri Makin Tertata

Minggu, 26 April 2026 - 08:47 WIB

Ikan Sapu-Sapu Sebaiknya Diolah Jadi Pupuk, Bukan Dikubur Hidup-hidup

Berita Terbaru