Revitalisasi SMAN 1 Ciseeng Senilai Rp2,16 Miliar, Siswa Kini Punya Ruang BK dan Lab Baru

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Sekolah SMAN 1 Ciseeng, Cicih Sukarsih saat membeberkan revitalisasi sekolahnya. (foto. lazir-rentak.id)

Kepala Sekolah SMAN 1 Ciseeng, Cicih Sukarsih saat membeberkan revitalisasi sekolahnya. (foto. lazir-rentak.id)

CISEENG, BOGOR –  SMAN 1 Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tengah menjalani proyek revitalisasi besar senilai Rp2,16 miliar yang mencakup rehabilitasi enam ruang kelas dan pembangunan enam ruang baru. Revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas belajar siswa.

Kepala Sekolah SMAN 1 Ciseeng, Cicih Sukarsih, mengatakan revitalisasi mencakup perbaikan dan pembangunan sejumlah fasilitas penting.

“Jumlah yang kami terima dari revitalisasi ini ada enam ruang rehabilitasi, kemudian ada enam ruang baru dengan anggaran Rp2.160.000.000. Yang direhab itu ruang kelas, sedangkan yang ruang baru adalah ruang BK, ruang administrasi guru, UKS, laboratorium komputer, toilet, dan ruang OSIS,” ujarnya di SMAN 1 Ciseeng, Jln. Cibeuteung Muara RT 02/06, Ciseeng, Rabu (13/8/2025).

Menurut Cicih, kondisi ruang kelas yang direhabilitasi sebelumnya sudah sangat tidak layak pakai.
“Ruang kelasnya memang sudah goyang, tidak kokoh lagi, sehingga mengkhawatirkan terjadi runtuhnya bangunan,” jelasnya.

Selama proses rehabilitasi, sekolah menerapkan sistem pembelajaran kombinasi daring dan luring.
“Yang direhab itu enam kelas untuk siswa kelas 10. Untuk mengatasinya, siswa kelas 10 kami tempatkan di bagian belakang, kelas 12 di bagian depan, sedangkan kelas 11 dibagi, lima kelas luring dan lima kelas daring,” terangnya.

Proyek ini ditargetkan selesai dalam 180 hari kerja. “Kalau sesuai MOU, pekerjaan ini selesai Desember. Akhir September nanti progresnya sudah 50 persen,” kata Cicih.

Ia berharap revitalisasi ini menjadi awal pengembangan sekolah. “Dengan adanya bangunan-bangunan baru ini, anak-anak akan lebih nyaman dan fokus belajar tanpa khawatir bangunan runtuh,” ungkapnya.

Cicih mengaku sangat bersyukur karena pengajuan revitalisasi ini sudah dilakukan sejak 2019. “Bukan saya yang mengajukan pertama kali, tapi guru-guru di sini. Dari dulu Pak Ian Roy selalu bilang, ‘Bu, ajukan lagi, ajukan lagi.’ Alhamdulillah akhirnya tahun ini kami mendapatkannya,” ucapnya.

“Murid-murid senang sekali, bahkan kaget melihat pembangunan ini. Walaupun area olahraga sedikit berkurang, mereka tetap gembira karena fasilitasnya lebih baik,” tambahnya.

Fasilitas baru seperti ruang OSIS, BK, administrasi guru, laboratorium komputer, dan UKS dibangun di area yang sebelumnya merupakan lapangan voli dan bulu tangkis.

“Sebelumnya kami tidak punya ruang BK maupun lab komputer. Nanti kalau sudah selesai, ruang BK dan lab akan difungsikan sesuai peruntukannya, sementara ruang kelas tambahan akan membantu mengatasi kekurangan rombel,” jelas Cicih.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang
TKA 2026 Ditutup, 4,2 Juta Siswa Sudah Mendaftar
Abdul Mu’ti Tegaskan Pendidikan Pancasila Tak Cukup Diajarkan di Kelas, Ini yang Diperkuat Kemendikdasmen
Forses 2026 Digelar, Mendiktisaintek Dorong K/L Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:48 WIB

FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang

Berita Terbaru