RI–India Perkuat Aliansi Kampus, Bidik Riset Bisnis dan Ekonomi Global

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menerima audiensi Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty (dok, kemendiksaintek)

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menerima audiensi Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty (dok, kemendiksaintek)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama strategis dengan India untuk memperkuat kualitas dan daya saing pendidikan tinggi, khususnya di bidang bisnis dan ekonomi. Langkah ini ditandai dengan pertemuan antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dan Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty bersama delegasi Indian Institute of Management Bangalore (IIMB) di Kantor Kemdiktisaintek, Rabu (8/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Brian menyatakan dukungannya terhadap rencana kolaborasi yang dinilai dapat mempercepat internasionalisasi perguruan tinggi di Indonesia. Ia menekankan pentingnya memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat jejaring global antar kampus.

“Kami harap perguruan tinggi di Indonesia dan India dapat berkolaborasi di berbagai program bersama, khususnya penelitian di bidang bisnis dan ekonomi,” tegas Brian.

Kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan program pendidikan baru, termasuk rencana pembukaan program magister administrasi bisnis di Indonesia. Inisiatif tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten di tengah dinamika ekonomi global.

Duta Besar India, Sandeep Chakravorty, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar program jangka pendek, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi dan pengembangan SDM di kedua negara.

Sementara itu, Rektor IIMB Dinesh Kumar Unnikrishna menjelaskan bahwa institusinya merupakan sekolah bisnis berbasis riset. Karena itu, kerja sama yang dijajaki akan difokuskan pada bidang-bidang strategis.

“Fokus utama kami mencakup transformasi digital, kecerdasan buatan, serta pengembangan ekosistem bisnis modern yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujarnya.

Melalui inisiatif ini, Kemdiktisaintek berharap kemitraan Indonesia–India tidak hanya memperkuat kapasitas institusi pendidikan tinggi, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Tinjau Kesiapan TKA SD, Wamendikdasmen Pastikan Siswa Tak Perlu Cemas
Revisi UU Sisdiknas Menguat, DPR Janjikan Sistem Guru Lebih Adil dan Setara
TKA SMP Gelombang Pertama Berjalan Lancar, Partisipasi Capai Hampir 2 Juta Siswa
TKA SMP di Curug Berjalan Hangat, Murid Antusias Ikuti Asesmen Tanpa Tekanan
Alarm Pendidikan! 91 Persen Kasus Kekerasan di Sekolah adalah Kekerasan Seksual
FSGI Warning Keras: Lonjakan Korban MBG Makin Mengkhawatirkan
Revitalisasi Sekolah Digeber, 71 Ribu Satuan Pendidikan Siap Berbenah di 2026
Tak Cukup Bagi Alat Program Pejuang Digital Dorong Revolusi Belajar di Sekolah 3T

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:21 WIB

Tinjau Kesiapan TKA SD, Wamendikdasmen Pastikan Siswa Tak Perlu Cemas

Kamis, 9 April 2026 - 08:57 WIB

RI–India Perkuat Aliansi Kampus, Bidik Riset Bisnis dan Ekonomi Global

Rabu, 8 April 2026 - 04:30 WIB

Revisi UU Sisdiknas Menguat, DPR Janjikan Sistem Guru Lebih Adil dan Setara

Selasa, 7 April 2026 - 21:27 WIB

TKA SMP Gelombang Pertama Berjalan Lancar, Partisipasi Capai Hampir 2 Juta Siswa

Selasa, 7 April 2026 - 07:30 WIB

TKA SMP di Curug Berjalan Hangat, Murid Antusias Ikuti Asesmen Tanpa Tekanan

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB