Revitalisasi Sekolah Digeber, 71 Ribu Satuan Pendidikan Siap Berbenah di 2026

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 04:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq meresmikan hasil program revitalisasi tahun 2025 di 19 satuan pendidikan. (dok. kemendikdasmen)

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq meresmikan hasil program revitalisasi tahun 2025 di 19 satuan pendidikan. (dok. kemendikdasmen)

BAKLI – Pemerintah terus mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan demi menciptakan ruang belajar yang lebih layak bagi peserta didik di seluruh Indonesia. Melalui program revitalisasi satuan pendidikan, berbagai sekolah dengan kondisi kurang memadai kini mulai berbenah dan menghadirkan suasana belajar yang lebih aman dan nyaman.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, meresmikan hasil program revitalisasi tahun 2025 di 19 satuan pendidikan lintas jenjang di Kabupaten Karangasem. Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Dalam keterangannya, Wamen Fajar menegaskan bahwa program revitalisasi merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan secara merata di seluruh wilayah.

“Tahun 2026 ini, Bapak Presiden telah mengalokasikan anggaran untuk menambah jumlah sekolah yang direvitalisasi. Awalnya sekitar 11 ribu, kemudian ditambah 60 ribu, sehingga total menjadi sekitar 71 ribu sekolah,” ujarnya di Karangasem, Bali, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 pemerintah memprioritaskan revitalisasi bagi sekolah-sekolah dengan kondisi rusak berat, terdampak bencana, serta berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kebijakan ini diharapkan mampu menjangkau satuan pendidikan yang paling membutuhkan perhatian.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa seluruh kebijakan pendidikan pada akhirnya bermuara pada kepentingan peserta didik. Karena itu, fasilitas yang telah dibangun perlu dijaga agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Kepada sekolah-sekolah yang menerima revitalisasi, saya ucapkan selamat. Mohon dirawat dan dijaga, karena perawatan tidak kalah penting agar fasilitas ini terus bermanfaat,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menyampaikan bahwa pelaksanaan program revitalisasi tahun 2025 di daerahnya berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Sebanyak 19 satuan pendidikan telah menerima manfaat, mulai dari pembangunan ruang kelas, laboratorium, hingga fasilitas sanitasi dan layanan pendidikan lainnya.

Menurutnya, aspek keselamatan dan kenyamanan siswa menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program tersebut. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan kualitas pendidikan yang merata.

Di tingkat sekolah, dampak revitalisasi dirasakan langsung oleh para tenaga pendidik. Kepala SD Negeri 3 Duda Timur, I Wayan Sudiana, mengungkapkan bahwa kondisi sekolahnya kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Pembelajaran di sekolah kami menjadi lebih kondusif dan aman. Masyarakat juga sangat antusias. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut ke depannya. Terima kasih untuk semua yang ikut menyukseskan program ini sehingga bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

Guru Besar USU: Komunikasi Bunglon Jadi Strategi Politik Modern Pertahankan Kekuasaan
Kemendikdasmen dan Kejaksaan Perkuat Pengawasan PIP 2026, Bantuan Pendidikan untuk 19,48 Juta Siswa
Kemenag Buka Beasiswa Akselerasi untuk Santri, S1 hingga S2 Bisa Tuntas 4 Tahun
Kemendikdasmen Tuntaskan Revitalisasi 576 Sekolah di NTT, Ribuan IFP Disalurkan untuk Digitalisasi Pembelajaran
Revitalisasi 72 Sekolah di Kalteng Diresmikan, Wamendikdasmen Dorong Pemerataan Pendidikan Berkualitas
Peringatan Hardiknas 2026 di MA Khomsani Nur: Upacara Meriah dengan Nuansa Kebhinekaan
Hardiknas 2026 di Banyuwangi Meriah, Ribuan Pelajar Tampil di Kuntulan Ewon
Ponpes Khomsani Nur Berangkatkan Dua Ustadz ke Kendari untuk Misi Dakwah, Ini Harapannya

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:55 WIB

Guru Besar USU: Komunikasi Bunglon Jadi Strategi Politik Modern Pertahankan Kekuasaan

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:57 WIB

Kemendikdasmen dan Kejaksaan Perkuat Pengawasan PIP 2026, Bantuan Pendidikan untuk 19,48 Juta Siswa

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:40 WIB

Kemenag Buka Beasiswa Akselerasi untuk Santri, S1 hingga S2 Bisa Tuntas 4 Tahun

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:52 WIB

Kemendikdasmen Tuntaskan Revitalisasi 576 Sekolah di NTT, Ribuan IFP Disalurkan untuk Digitalisasi Pembelajaran

Senin, 4 Mei 2026 - 17:11 WIB

Revitalisasi 72 Sekolah di Kalteng Diresmikan, Wamendikdasmen Dorong Pemerataan Pendidikan Berkualitas

Berita Terbaru