PTGMI Lumajang Edukasi 100 Santri, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 100 santri Pondok Pesantren Khomsani Nur Klanting, Kabupaten Lumajang, mendapat edukasi tentang cara menjaga kesehatan gigi dan mulut dalam kegiatan penyuluhan dan PTGMI Cabang Lumajang (foto. az)

Sebanyak 100 santri Pondok Pesantren Khomsani Nur Klanting, Kabupaten Lumajang, mendapat edukasi tentang cara menjaga kesehatan gigi dan mulut dalam kegiatan penyuluhan dan PTGMI Cabang Lumajang (foto. az)

LUMAJANG – Sebanyak 100 santri Pondok Pesantren Khomsani Nur Klanting, Kabupaten Lumajang, mendapat edukasi tentang cara menjaga kesehatan gigi dan mulut dalam kegiatan penyuluhan dan bakti sosial yang digelar Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) Cabang Lumajang.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Minggu (13/9/2026), itu dimulai pukul 08.00 WIB. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-30 PTGMI sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Para peserta berasal dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di lingkungan Ponpes Khomsani Nur Klanting.

Dalam kegiatan tersebut, para santri tidak hanya mendapatkan materi mengenai kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga mengikuti demonstrasi cara menyikat gigi yang benar serta konsultasi terkait berbagai keluhan gigi dan mulut.

Edukasi diberikan agar para santri memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut sebagai bagian dari pola hidup sehat. Mereka juga diajak mengenali langkah yang tepat ketika mengalami masalah atau keluhan pada gigi dan mulut.

Biasakan Sikat Gigi Dua Kali Sehari

PTGMI Cabang Lumajang mengingatkan bahwa kesehatan gigi dan mulut memiliki kaitan erat dengan aktivitas sehari-hari. Gigi yang terawat dapat membantu seseorang makan dan berbicara dengan nyaman serta menunjang kepercayaan diri.

Karena itu, para santri diarahkan untuk membiasakan menyikat gigi setidaknya dua kali sehari. Mereka juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membatasi konsumsi makanan dan minuman manis serta melakukan pemeriksaan gigi secara rutin.

Demonstrasi menyikat gigi menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Melalui praktik langsung, santri diharapkan tidak sekadar mengetahui pentingnya menyikat gigi, tetapi juga memahami cara melakukannya dengan benar.

Kepala MA Khomsani Nur Apresiasi PTGMI

Kepala MA Khomsani Nur Klanting menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang digelar PTGMI Cabang Lumajang. Menurutnya, edukasi kesehatan gigi dan mulut memberikan manfaat langsung bagi para santri.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada PTGMI Cabang Lumajang yang telah melaksanakan kegiatan ini di Ponpes Khomsani Nur. Semoga kegiatan ini bisa menjadi edukasi yang bermanfaat bagi anak-anak, terutama dalam memahami masalah gigi dan mulut santri, sekaligus mengetahui cara penanganannya dengan tepat,” ujarnya.

Ia menilai edukasi kesehatan penting diberikan kepada santri sejak dini agar pengetahuan tersebut dapat diterapkan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain penyuluhan dan konsultasi, kegiatan bakti sosial juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara PTGMI Cabang Lumajang dengan keluarga besar Ponpes Khomsani Nur Klanting.

Melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan semakin peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut serta tidak mengabaikan keluhan yang mereka alami.

Menjaga kesehatan gigi pun bukan semata soal memiliki senyum yang indah. Lebih dari itu, kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kualitas hidup.

Sehat giginya, cerah senyumnya, semangat belajarnya.

Penulis : atz

Editor : guntar

Berita Terkait

20 Talenta Vokasi Indonesia Siap Bertarung di WorldSkills Competition 2026 Shanghai
Kekerasan Anak Terjadi di Rumah, Sekolah hingga Pesantren, DPR Soroti Sistem Perlindungan
SatuBeasiswa Indonesia Himpun 465 Jenis Beasiswa dari Berbagai Lembaga
200 Mahasiswa Dikukuhkan di AMN Surabaya, Kemdiktisaintek: Keragaman adalah Kekuatan
Sekolah di Yogyakarta Perkuat Literasi dan Numerasi Lewat STEM Berbasis PISA
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
Dua Ruang Kelas Roboh Akibat Gempa Nagekeo, Guru SD Katolik Doki Tak Berhenti Mengajar
620 Anak Terpapar Paham Kekerasan, Kemendikdasmen dan BNPT Perkuat Pencegahan di Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:08 WIB

20 Talenta Vokasi Indonesia Siap Bertarung di WorldSkills Competition 2026 Shanghai

Rabu, 16 September 2026 - 15:09 WIB

Kekerasan Anak Terjadi di Rumah, Sekolah hingga Pesantren, DPR Soroti Sistem Perlindungan

Rabu, 16 September 2026 - 14:01 WIB

SatuBeasiswa Indonesia Himpun 465 Jenis Beasiswa dari Berbagai Lembaga

Rabu, 16 September 2026 - 10:23 WIB

PTGMI Lumajang Edukasi 100 Santri, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Minggu, 13 September 2026 - 08:15 WIB

200 Mahasiswa Dikukuhkan di AMN Surabaya, Kemdiktisaintek: Keragaman adalah Kekuatan

Berita Terbaru