JAKARTA – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari pertama jenjang SMP di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, menghadirkan suasana yang berbeda dari ujian pada umumnya. Alih-alih tegang, para murid justru tampak menikmati proses asesmen dalam atmosfer yang santai, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Sejak awal kegiatan, nuansa positif sudah terasa. Para murid terlebih dahulu berkumpul di ruang transit untuk berdoa bersama dan saling menyemangati sebelum memasuki ruang ujian. Momen tersebut menjadi penguat mental, sehingga mereka dapat menghadapi asesmen dengan lebih percaya diri.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang meninjau langsung pelaksanaan TKA di sekolah tersebut, mengapresiasi suasana yang tercipta.
“Pelaksanaan TKA hari ini berjalan dengan baik, suasananya tertib, dan yang paling penting murid dapat mengikuti dengan tenang dan gembira. Ini yang kita harapkan, asesmen yang tidak menegangkan, tetapi tetap bermakna,” ujarnya pada Senin (6/4/2026).
Ia menegaskan bahwa TKA tidak dimaksudkan sebagai beban bagi murid.
“Semangat ‘TKA Jujur dan Gembira’ ini penting agar murid tidak merasa tertekan. TKA bukan penentu kelulusan, tetapi sarana untuk mengenali kemampuan diri,” tambahnya.
Pihak sekolah juga turut menciptakan lingkungan yang mendukung dengan menghadirkan berbagai poster edukatif di area sekolah. Kepala SMP Negeri 2 Curug, Purwaningsih, menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan untuk membangun motivasi belajar murid.
“Poster tersebut sebagian dibuat oleh murid sebagai bagian dari pembelajaran, dan sebagian diambil dari sumber laman resmi. Ini kami tampilkan di lingkungan sekolah sebagai media motivasi agar murid semakin semangat menghadapi TKA,” ujarnya.
Selain itu, sekolah juga melibatkan orang tua melalui sosialisasi untuk menciptakan dukungan bersama.
“Kami tidak memberikan tekanan berlebih kepada murid. Justru kami dorong mereka untuk terbiasa dengan pola soal TKA dan menghadapinya dengan santai, tetapi tetap serius,” tambahnya.
Dari sisi peserta, suasana nyaman tersebut turut dirasakan langsung oleh para murid. Salah satunya, Indy Calista Siahaan, mengaku pelaksanaan TKA berjalan lancar.
“Pelaksanaan hari ini cukup lancar. Saya dan teman-teman bisa mengerjakan soal TKA tepat waktu pada sesi 1,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan pengalaman berkesan saat bisa bertemu langsung dengan Menteri.
“Yang paling menyenangkan, saya bisa mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan Pak Menteri,” katanya.
Menurut Indy, suasana sekolah yang asri turut membantu dirinya lebih rileks.
“Lingkungan sekolah yang asri membantu saya lebih rileks dalam mempersiapkan diri sebelum menghadapi TKA,” tuturnya.
Hal senada disampaikan oleh murid lainnya, Rafli L. Arzaq, yang mengikuti sesi 2. Ia mengaku telah mempersiapkan diri dengan matang.
“Menurut saya, persiapan sudah hampir matang karena saya belajar cukup lama, termasuk dengan percobaan TKA. Saya juga lebih banyak memperdalam matematika,” ungkapnya.
Rafli menjadikan rasa cemas sebagai motivasi untuk belajar lebih giat.
“Rasa takut pasti ada, tapi saya jadikan itu sebagai dorongan. Kalau ada materi yang belum dikuasai, saya pelajari lebih dalam,” ujarnya.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, ia optimistis mampu menghadapi asesmen dengan baik.
“Kalau dari usaha yang saya lakukan, saya yakin 100 persen,” pungkas Rafli.
Penulis : lazir
Editor : ameri













