Menuju AMBK Berkualitas, Guru Madrasah Lumajang Perkuat Kolaborasi Penyusunan Soal

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asesmen Madrasah Berbasis Komputer (AMBK), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-Kabupaten Lumajang. (dok. rentak.id)

Asesmen Madrasah Berbasis Komputer (AMBK), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-Kabupaten Lumajang. (dok. rentak.id)

LUMAJANG – Upaya meningkatkan kualitas asesmen pendidikan madrasah terus dilakukan. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-Kabupaten Lumajang bersama Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kabupaten Lumajang menggelar rapat koordinasi penyusunan instrumen soal Asesmen Madrasah Berbasis Komputer (AMBK), Jumat (9/1/2026), di MAN Lumajang.

Kegiatan ini diikuti para guru mata pelajaran serta pengurus MGMP dari seluruh wilayah Kabupaten Lumajang. Rapat koordinasi menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kualitas penyusunan soal, sekaligus memastikan instrumen AMBK sesuai dengan standar kompetensi, kisi-kisi, dan karakteristik asesmen yang telah ditetapkan.

Rapat dibuka dengan sambutan dari Dr. Umi Qodiriyah, S.Pd., M.Si. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar guru melalui forum MGMP dalam menghasilkan instrumen soal yang berkualitas, objektif, dan mampu mengukur kompetensi peserta didik secara menyeluruh.

“Semoga proses penyusunan soal dapat dilaksanakan secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta selaras dengan tujuan peningkatan mutu pendidikan madrasah,” katanya.

Selanjutnya, rapat diisi dengan pembahasan teknis terkait mekanisme penyusunan soal, pembagian tugas tim penyusun, penyesuaian kisi-kisi, serta penetapan jadwal penyelesaian instrumen AMBK. Diskusi berlangsung dinamis dan penuh antusiasme, ditandai dengan berbagai masukan konstruktif dari para peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan instrumen soal AMBK yang dihasilkan benar-benar mampu menjadi alat ukur yang akurat terhadap capaian kompetensi peserta didik sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Lumajang.

Penulis : atz

Editor : ameri

Berita Terkait

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang
TKA 2026 Ditutup, 4,2 Juta Siswa Sudah Mendaftar
Abdul Mu’ti Tegaskan Pendidikan Pancasila Tak Cukup Diajarkan di Kelas, Ini yang Diperkuat Kemendikdasmen
Forses 2026 Digelar, Mendiktisaintek Dorong K/L Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:48 WIB

FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang

Berita Terbaru