e-Porter Tersedia di 14 Stasiun Bisa Pesan Pakai Access by KAI, Bikin Praktis Penumpang Kereta Api

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – PT Kereta Api Pariwisata atau KAI Wisata terus mendorong transformasi digital di sektor perkeretaapian dengan mengintegrasikan layanan e-Porter ke dalam aplikasi Access by KAI.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan kemudahan bagi penumpang kereta api.

Melalui integrasi ini, pengguna kini dapat memesan layanan bantuan angkut barang secara digital langsung dari aplikasi Access by KAI. Selain itu, pemesanan terjadwal tetap dapat dilakukan melalui aplikasi e-Porter. Kedua kanal tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas dan kenyamanan bagi pelanggan dalam mengakses layanan porter sesuai kebutuhan.

“Integrasi e-Porter dengan Access by KAI adalah bentuk komitmen kami dalam menciptakan ekosistem pelayanan transportasi berbasis digital yang nyaman, aman, dan dapat diakses semua kalangan, dengan porter digital, kami tidak hanya membantu penumpang, tetapi juga mendukung efisiensi operasional dan keberlanjutan layanan kereta api masa kini,” ujar Direktur Operasi KAI Wisata, Eko Januardi, dikutip Rabu (16/7/2025).

Integrasi ini juga mendukung digitalisasi layanan di lingkungan stasiun sebagai bagian dari pengembangan ekosistem transportasi publik yang modern dan ramah pelanggan.

Saat ini, layanan e-Porter telah tersedia di 14 stasiun besar yang tersebar di kota-kota utama di Indonesia, yakni:
1. Stasiun Gambir (Jakarta)
2. Stasiun Pasar Senen (Jakarta)
3. Stasiun Jatinegara (Jakarta)
4. Stasiun Bekasi (Jakarta)
5. Stasiun Bandung
6. Stasiun Cirebon
7. Stasiun Purwokerto
8. Stasiun Semarang Tawang
9. Stasiun Solo Balapan
10. Stasiun Yogyakarta
11. Stasiun Madiun
12. Stasiun Surabaya Gubeng
13. Stasiun Surabaya Pasar Turi
14. Stasiun Malang

Dengan tarif flat Rp38.000, penumpang dapat menikmati layanan porter profesional yang membantu membawa barang bawaan secara efisien dan nyaman. Harga ini bersifat tetap dan transparan, tanpa biaya tambahan tersembunyi.

Layanan e-Porter sangat direkomendasikan bagi penumpang dengan barang bawaan yang banyak, lansia, ibu hamil, penumpang difabel, maupun wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan lebih tenang dan praktis.

Selain memberikan pengalaman layanan yang profesional dan terjadwal, e-Porter juga mendorong proses pelayanan yang lebih tertib, teratur, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat digitalisasi pelayanan publik.

Penumpang dapat mengakses layanan ini dengan dua cara:
• Melalui aplikasi Access by KAI pada menu e-Porter untuk pemesanan instan
• Melalui aplikasi e-Porter untuk pemesanan instan dan terjadwal

Seluruh proses dilakukan secara digital, sehingga mempercepat dan menyederhanakan pengalaman pemesanan jasa porter tanpa perlu antri atau negosiasi langsung di stasiun.

Hadirnya layanan e-Porter merupakan bagian dari visi besar KAI Wisata dan KAI Group dalam menghadirkan transportasi publik yang tidak hanya aman dan tepat waktu, tetapi juga humanis dan inklusif. Digitalisasi layanan porter ini diharapkan dapat menjadi standar baru dalam memberikan kenyamanan ekstra kepada setiap pelanggan kereta api di Indonesia.

“KAI Wisata mengajak seluruh penumpang kereta api untuk mulai beralih menggunakan layanan porter digital melalui e-Porter, demi pengalaman perjalanan yang lebih mudah, tertata, dan mendukung keberlanjutan layanan publik yang ramah teknologi,” tutup Eko.(***)

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama
KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas
Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya
Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!
Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat
Meski Klaim Sukses, Angkutan Lebaran 2026 Sisakan Catatan: 300 Nyawa Melayang dan Lonjakan Penumpang Perlu Evaluasi
Status Siaga di Tol Cisumdawu, Retakan 100 Meter Direspons dengan Operasi Taktis
Lonjakan Penumpang Whoosh Tembus 224 Ribu, Lebaran 2026 Catat Rekor Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 08:13 WIB

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama

Rabu, 8 April 2026 - 12:14 WIB

KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas

Senin, 6 April 2026 - 08:35 WIB

Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!

Jumat, 3 April 2026 - 11:11 WIB

Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat

Berita Terbaru