KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – KAI Services menegaskan komitmennya terhadap keselamatan perjalanan KRL dengan menyayangkan aksi penumpang yang memaksakan diri masuk ke kereta yang sudah penuh di Stasiun Manggarai, sehingga pintu tidak dapat tertutup sempurna dan berpotensi mengganggu operasional.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video yang beredar di media sosial memperlihatkan petugas satuan keamanan KAI Services memberikan imbauan kepada penumpang agar tidak memaksakan diri masuk ke dalam kereta yang telah padat.

Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan bahwa langkah petugas tersebut merupakan bagian dari prosedur keselamatan yang wajib dijalankan di lapangan.

“Keselamatan penumpang tidak dapat ditawar dan menjadi prioritas utama dalam setiap layanan. Petugas kami senantiasa mengutamakan keselamatan, baik saat penumpang berada di dalam perjalanan maupun di area stasiun,” ujar Nyoman.

Ia menyayangkan masih adanya penumpang yang tidak mengindahkan arahan petugas. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya mengganggu kelancaran operasional perjalanan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kami sangat menyayangkan adanya penumpang yang tetap memaksakan diri untuk naik ke dalam KRL yang sudah penuh. Kondisi ini tidak hanya mengganggu operasional, tetapi juga membahayakan keselamatan penumpang itu sendiri maupun pengguna lainnya,” tegasnya.

Nyoman menambahkan, seluruh petugas KAI Services telah dibekali Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dalam menangani kepadatan penumpang, termasuk melakukan pengaturan serta imbauan secara persuasif namun tetap tegas.

KAI Services pun mengimbau seluruh pengguna KRL untuk disiplin dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Kepatuhan tersebut dinilai penting agar pintu kereta dapat tertutup dengan baik serta perjalanan berlangsung aman, tertib, dan tepat waktu.

Sebagai penutup, KAI Services menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga peran aktif penumpang dalam menjaga ketertiban dan mengikuti aturan menjadi kunci terciptanya layanan transportasi publik yang aman dan nyaman.(***)

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama
Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya
Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!
Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat
Meski Klaim Sukses, Angkutan Lebaran 2026 Sisakan Catatan: 300 Nyawa Melayang dan Lonjakan Penumpang Perlu Evaluasi
Status Siaga di Tol Cisumdawu, Retakan 100 Meter Direspons dengan Operasi Taktis
Lonjakan Penumpang Whoosh Tembus 224 Ribu, Lebaran 2026 Catat Rekor Baru
Arus Balik Memuncak, Penumpang Lebaran 2026 Tembus 15,3 Juta

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 08:13 WIB

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama

Rabu, 8 April 2026 - 12:14 WIB

KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas

Senin, 6 April 2026 - 08:35 WIB

Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!

Jumat, 3 April 2026 - 11:11 WIB

Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat

Berita Terbaru