Lonjakan Penumpang Whoosh Tembus 224 Ribu, Lebaran 2026 Catat Rekor Baru

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang Whoosh (dok. rentak.id)

Penumpang Whoosh (dok. rentak.id)

JAKARTA – Lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran 2026 tercermin dari meningkatnya jumlah penumpang kereta cepat Whoosh. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat volume penumpang terus menunjukkan tren positif sepanjang periode angkutan Lebaran tahun ini.

Pada periode H-8 hingga H+3 atau 13–25 Maret 2026, jumlah penumpang Whoosh mencapai 224.827 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 11,3 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencatatkan 202.007 penumpang.

Puncak sementara Angkutan Lebaran 2026 terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 24.315 orang dalam satu hari. Capaian ini lebih tinggi sekitar 3,6 persen dibandingkan puncak Lebaran 2025 yang sebesar 23.462 penumpang.

Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, menyampaikan bahwa tren positif ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan Whoosh.

“Hingga saat ini, jumlah penumpang harian tertinggi tercatat pada Selasa lalu yang mencapai sekitar 24 ribu penumpang. Angka tersebut juga lebih tinggi sekitar 3,6 persen dibandingkan capaian puncak pada Angkutan Lebaran tahun 2025 yang sebesar 23.462 penumpang. Kami juga melihat tren permintaan yang masih tinggi dan diproyeksikan akan tetap berada di atas 20 ribu penumpang per hari hingga akhir pekan, serta berpotensi meningkat kembali pada akhir masa libur seiring masyarakat kembali beraktivitas,” ujar Dwiyana,KamIS (26/3/2026).

KCIC memperkirakan volume penumpang harian akan tetap tinggi hingga akhir pekan, dengan angka di atas 20 ribu penumpang per hari. Selain itu, lonjakan penumpang juga diprediksi kembali terjadi pada 28–29 Maret 2026, seiring berakhirnya masa libur Lebaran, dimulainya kembali aktivitas sekolah, serta berakhirnya kebijakan work from anywhere (WFA).

Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran sekaligus menguatkan posisi Whoosh sebagai salah satu moda transportasi andalan untuk perjalanan antarkota yang cepat dan efisien.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Trem Listrik Bali Digadang Atasi Macet, Pakar Ingatkan 5 Tantangan Besar
Tol Jakarta–Cikampek Contraflow Lagi, Berlaku dari KM 21 hingga KM 23
Jutaan Warga Bergantung pada Ojol, Djoko Setijowarno: Pemerintah Harus Berbenah
Asap Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan, Citilink Paling Terdampak
DAMRI Bawa Bus Hidrogen ke Bandung, Intip Inovasi Transportasi Masa Depan
Puluhan Jam Menyusuri Sungai, Jalan Darat Mahakam Ulu Buka Harapan Baru
AirNav Indonesia dan Telkom University Kembangkan AI untuk Navigasi Penerbangan
Bukan Cuma Sepeda Motor, Kendaraan Roda Tiga Dinilai Punya Masa Depan di Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Trem Listrik Bali Digadang Atasi Macet, Pakar Ingatkan 5 Tantangan Besar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Tol Jakarta–Cikampek Contraflow Lagi, Berlaku dari KM 21 hingga KM 23

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Jutaan Warga Bergantung pada Ojol, Djoko Setijowarno: Pemerintah Harus Berbenah

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Asap Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan, Citilink Paling Terdampak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:51 WIB

DAMRI Bawa Bus Hidrogen ke Bandung, Intip Inovasi Transportasi Masa Depan

Berita Terbaru