Status Siaga di Tol Cisumdawu, Retakan 100 Meter Direspons dengan Operasi Taktis

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tol Cisumdawu retak. (dok. rentak.id)

Tol Cisumdawu retak. (dok. rentak.id)

BANDUNG – Penanganan retakan di ruas Jalan Tol Cisumdawu KM 207+350 Jalur A (arah Dawuan) dilakukan dengan respons cepat dan pengawasan ketat layaknya operasi militer. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali, dengan keselamatan pengguna jalan sebagai prioritas utama di tengah upaya menjaga konektivitas.

Berdasarkan pemantauan pada Jumat (27/3/2026), ditemukan retakan sepanjang sekitar 100 meter dengan pola menyerupai mahkota yang mendekati batas lajur ke-2. Area tersebut kini berada dalam pengawasan intensif guna mengantisipasi potensi pergerakan lanjutan.

Sejumlah langkah cepat langsung digelar di lapangan. Mulai dari pemasangan rambu peringatan, pengaturan lalu lintas menjadi satu lajur, hingga pembatasan kecepatan kendaraan. Penanganan teknis juga dilakukan dengan pengisian retakan menggunakan material beton serta penutupan area dengan terpal untuk mencegah masuknya air yang dapat memperburuk kondisi.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa dalam situasi seperti ini, keselamatan menjadi garis komando utama dalam setiap keputusan penanganan.

“Konektivitas harus tetap terjaga, namun yang paling utama adalah keselamatan pengguna jalan. Karena itu penanganan dilakukan secara cepat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar Dody.

Senada dengan itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian, memastikan bahwa ruas tol masih dapat dioperasikan dengan skema terbatas sambil menunggu penanganan lanjutan.

“Dari sisi keselamatan, ruas tol masih dapat dilalui dengan pengaturan lajur lalu lintas terbatas, dan seluruh langkah penanganan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian,” kata Wilan.

Untuk operasi jangka panjang, Kementerian PU bersama Badan Usaha Jalan Tol PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) tengah menjalankan kajian teknis komprehensif. Langkah ini mencakup pengukuran topografi, penyelidikan tanah, hingga analisis geoteknik guna menentukan metode perkuatan paling efektif.

Sebagai bagian dari pemantauan, tiga unit alat inklinometer telah dipasang untuk mendeteksi pergerakan tanah. Hasil awal menunjukkan adanya indikasi pergeseran yang menjadi dasar dalam merumuskan strategi penanganan lanjutan.

Rencana penanganan permanen akan dilakukan melalui perkuatan struktur menggunakan metode bore pile sepanjang sekitar 100 meter. Desain teknis ditargetkan rampung pada akhir April 2026.

Selain itu, skenario mitigasi juga telah disiapkan apabila terjadi perkembangan kondisi di lapangan, termasuk kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas berupa contra flow di Jalur B (arah Bandung) yang akan dikoordinasikan bersama pihak Kepolisian.

Kementerian PU mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Gus Rivqy Desak Garuda Indonesia Berbenah Total, Kerugian Jadi Alarm Transformasi
Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki hingga 7 November, Ini 3 Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
Pontianak Siapkan 19 Bus Modern Mulai 2027, Ini Dua Rute yang Akan Dilayani
Cuma Pasang Stiker Reflektif, JMTO Berhasil Tekan Kecelakaan di Tol Pandaan–Malang
Pendapatan Jasa Marga Tembus Rp15,6 Triliun, Laba Bersih Kuartal III 2026 Capai Rp2,7 Triliun
Hujan Deras Picu Longsor di Sipirok, Separuh Badan Jalan Amblas
Jasa Marga Tutup Sementara Sejumlah Lajur Tol JORR E dan Jagorawi, Ini Jadwalnya
Rel Kereta Api Sumbar Mulai Diaktifkan Lagi, Djoko Setijowarno Ingatkan Soal Subsidi

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:15 WIB

Gus Rivqy Desak Garuda Indonesia Berbenah Total, Kerugian Jadi Alarm Transformasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki hingga 7 November, Ini 3 Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Pontianak Siapkan 19 Bus Modern Mulai 2027, Ini Dua Rute yang Akan Dilayani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Cuma Pasang Stiker Reflektif, JMTO Berhasil Tekan Kecelakaan di Tol Pandaan–Malang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Pendapatan Jasa Marga Tembus Rp15,6 Triliun, Laba Bersih Kuartal III 2026 Capai Rp2,7 Triliun

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB