JAKARTA – Pengguna Tol Jakarta-Tangerang perlu mengantisipasi adanya penyempitan dan pembatasan lajur dalam beberapa hari ke depan. Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melakukan pemeliharaan perkerasan sekaligus melanjutkan rekonstruksi pelat Jembatan Cisadane.
Senior Manager Representative Office 2 JMT, Amri Sanusi, mengatakan pekerjaan tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur sekaligus memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan nyaman.
“Pemeliharaan dan perbaikan ini dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tol tetap optimal, memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” kata Amri, Rabu (16/9/2026).
Pekerjaan dilaksanakan JMT melalui Representative Office 2 bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM).
Salah satu pekerjaan yang berlangsung adalah rekonstruksi pelat Jembatan Cisadane arah Jakarta di lajur 2, KM 19+540 sampai KM 19+510. Pekerjaan dimulai Senin (14/9/2026) pukul 10.00 WIB dan dijadwalkan selesai Sabtu (19/9/2026) pukul 05.00 WIB.
Selain itu, JMT akan melakukan rekonstruksi rigid di arah Tangerang, lajur 2, KM 12+575 sampai KM 12+665. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung Jumat (18/9/2026) pukul 23.00 WIB hingga Senin (21/9/2026) pukul 05.00 WIB.
Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi lokasi perbaikan akan ditutup atau dibatasi sementara sesuai kebutuhan di lapangan.
Amri mengimbau pengguna Tol Jakarta-Tangerang meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.
JMT juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang muncul akibat pekerjaan tersebut.
Pemeliharaan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan infrastruktur Tol Jakarta-Tangerang yang menjadi salah satu jalur utama penghubung Jakarta dengan Tangerang dan wilayah sekitarnya.
Penulis : lazir
Editor : ameri












