Krayan Terisolasi, Jalan Berlumpur Bikin Harga Sembako Melambung

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan desa Krayan di Kabupaten Nunukan, Kaltara (foto. istimewa)

Kondisi jalan desa Krayan di Kabupaten Nunukan, Kaltara (foto. istimewa)

JAKARTA – Persoalan konektivitas masih membayangi masyarakat Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Saat musim hujan, jalan tanah berubah menjadi lumpur dan membuat perjalanan antarkecamatan yang biasanya ditempuh beberapa jam bisa menjadi berhari-hari.

Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, mengatakan kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat di lima kecamatan Krayan.

“Persoalannya bukan hanya jalan. Keterisolasian ini berdampak pada harga sembako, BBM, kesehatan, pendidikan hingga perekonomian warga,” kata Djoko, Rabu (16/9/2026).

Sebagian besar Jalan Lingkar Krayan yang menghubungkan Krayan, Krayan Selatan, Krayan Barat, Krayan Tengah dan Krayan Timur masih berupa tanah. Ruas Long Bawan–Long Layu juga beberapa kali terganggu longsor saat hujan deras.

Kondisi tersebut membuat distribusi barang sangat mahal. Harga BBM disebut bisa mencapai Rp30 ribu per liter, semen Rp490 ribu per zak dan gula Rp29 ribu per kilogram.

“Yang paling parah, hasil pertanian warga tidak bisa terangkut. Akibatnya perekonomian bisa lumpuh,” ujarnya.

Krayan sebenarnya memiliki lima bandara perintis, yakni Yuvai Semaring, Long Layu, Binuang, Banten/Long Midang dan Long Umung. Namun, masyarakat tetap membutuhkan penerbangan perintis dengan tarif terjangkau karena jalur darat belum dapat diandalkan.

Ironisnya, akses ke Bakelalan, Sarawak, Malaysia, hanya sekitar 7 kilometer dan sudah beraspal. Sementara perjalanan menuju Malinau hampir 200 kilometer dengan kondisi jalan yang jauh lebih sulit.

“Warga akhirnya lebih mudah membeli kebutuhan dari Malaysia karena aksesnya lebih dekat dan murah,” kata Djoko.

Keterisolasian juga berdampak pada layanan kesehatan, pendidikan, distribusi obat dan BBM. Ketika penerbangan terganggu cuaca, pasokan barang dan mobilitas warga ikut tersendat.

Di kawasan Krayan terdapat PLBN Terpadu Long Midang yang berbatasan dengan Bakelalan. Namun, pembangunan dan pengembangan kawasan tersebut juga menghadapi kendala logistik akibat akses jalan dari Malinau yang belum memadai.

Data Kementerian PUPR 2024 mencatat Jalan Paralel Perbatasan di Kalimantan Utara mencapai 614,55 kilometer. Djoko menilai penuntasan konektivitas Malinau–Krayan menjadi bagian penting untuk mengurangi keterisolasian kawasan perbatasan.

“Jalan Paralel Perbatasan harus dituntaskan dan ditingkatkan kualitasnya dari jalan tanah menjadi jalan yang layak dilalui sepanjang tahun,” ujarnya.

Dia mendorong Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) turut difokuskan untuk menuntaskan jaringan jalan di Krayan.

Pada HUT ke-81 RI, 17 Agustus 2026, masyarakat adat Dayak Lundayeh mengibarkan bendera Dayak Borneo di bawah Merah Putih sebagai simbol kesetiaan kepada NKRI sekaligus aspirasi atas kondisi pembangunan di wilayah perbatasan.

“Kedaulatan di beranda negara tidak cukup dijaga dengan retorika. Kehadiran negara juga harus diwujudkan melalui aspal dan beton,” kata Djoko.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Jelang Zero ODOL 2027, Kemenhub Siapkan Penindakan Digital Lewat ETLE HUB
Jasa Marga Terapkan Contraflow di Tol Jagorawi Arah Bogor, Ini Titik Lokasinya
Melintas Tol Jakarta Pekan Ini? Ini 4 Ruas yang Diperbaiki Jasa Marga hingga 9 November
55 Persen Perjalanan Bus Terindikasi Melanggar, Penyimpangan Trayek Mendominasi
Feeder LRT Palembang Disetop, Djoko Setijowarno Bongkar Masalah Transportasi Publik
Gus Rivqy Desak Garuda Indonesia Berbenah Total, Kerugian Jadi Alarm Transformasi
Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki hingga 7 November, Ini 3 Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
Pontianak Siapkan 19 Bus Modern Mulai 2027, Ini Dua Rute yang Akan Dilayani

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:30 WIB

Jelang Zero ODOL 2027, Kemenhub Siapkan Penindakan Digital Lewat ETLE HUB

Rabu, 4 November 2026 - 15:45 WIB

Jasa Marga Terapkan Contraflow di Tol Jagorawi Arah Bogor, Ini Titik Lokasinya

Rabu, 4 November 2026 - 09:51 WIB

Melintas Tol Jakarta Pekan Ini? Ini 4 Ruas yang Diperbaiki Jasa Marga hingga 9 November

Senin, 2 November 2026 - 15:15 WIB

55 Persen Perjalanan Bus Terindikasi Melanggar, Penyimpangan Trayek Mendominasi

Senin, 2 November 2026 - 09:24 WIB

Feeder LRT Palembang Disetop, Djoko Setijowarno Bongkar Masalah Transportasi Publik

Berita Terbaru