Data BPS: Suku Batak Dominasi Lulusan Sarjana Terbanyak 2024

- Penulis

Rabu, 29 Januari 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS)

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS)

RENTAK.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa suku Batak menjadi kelompok etnis dengan jumlah lulusan sarjana terbanyak di Indonesia pada tahun 2024. Dari total lulusan sarjana pada tahun tersebut, sebanyak 18,02% berasal dari suku ini.

Pendidikan menjadi faktor utama dalam menilai perkembangan suatu bangsa, baik dari segi individu maupun komunitas. Data BPS menunjukkan adanya variasi kontribusi dari berbagai suku dalam dunia pendidikan, yang mencerminkan bagaimana akses pendidikan semakin merata di seluruh Indonesia.

Daftar Suku dengan Lulusan Sarjana Terbanyak 2024

Berikut adalah 10 suku dengan jumlah lulusan sarjana terbanyak berdasarkan persentase:

  1. Suku Batak – 18,02%
  2. Suku Minangkabau – 18%
  3. Suku Bali – 14,54%
  4. Suku Bugis – 14,54%
  5. Suku Betawi – 14,38%
  6. Suku Melayu – 12,67%
  7. Suku Banjar – 11,24%
  8. Suku Jawa – 9,56%
  9. Suku Sunda – 7,59%
  10. Suku Madura – 4,15%

Faktor Budaya dan Pendidikan

Pengamat sosial, Togar Butar-Butar, mengungkapkan bahwa tingginya jumlah lulusan sarjana dari suku Batak tidak lepas dari budaya yang mengutamakan pendidikan.

“Masyarakat Batak memiliki prinsip bahwa pendidikan adalah modal utama untuk meningkatkan taraf hidup. Mereka percaya bahwa kecerdasan intelektual akan menopang kecerdasan kultural yang diwariskan secara turun-temurun,” ujarnya.

Selain itu, suku Batak juga menanamkan nilai sukses dalam keluarga, baik dari segi pendidikan, ekonomi, maupun status sosial. Budaya ini mendorong setiap generasi untuk terus menuntut ilmu dan meraih jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Motivasi untuk Suku Lain

Data pencapaian pendidikan tahun 2024 ini menjadi pengingat bahwa tren pendidikan dapat terus berubah di masa depan. Oleh karena itu, suku-suku lain diharapkan semakin aktif dalam memprioritaskan pendidikan sebagai kunci kesuksesan individu maupun komunitas.

“Pendidikan bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga cara untuk memajukan suku dan bangsa. Dengan memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan, semua kelompok etnis dapat berkontribusi lebih besar bagi kemajuan Indonesia,” tutup Togar.

Berita Terkait

Rp4,5 Triliun BOS dan BOP Mulai Disalurkan, Madrasah Bisa Bayar Guru Non-ASN
Lawan Dampak Gawai, Kemendikdasmen Kampanyekan #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga
Mendikdasmen: Pentingnya Pengawasan Gawai Anak di Bawah 16 Tahun!
Kemendikdasmen Gandeng 9 Kementerian dan Polri Tangani Kesehatan Mental Anak dan Remaja
Sekolah Bangkit Pascabencana, Ribuan Siswa Sumatra Kembali Belajar
Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Fokus Baru Bantuan Sekolah
Anggaran Pendidikan 2026 Melonjak, Guru dan Sekolah Jadi Prioritas Utama
Talenta Muda Indonesia Makin Bersinar: Program Baru Pembinaan Prestasi Resmi Diluncurkan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:07 WIB

Rp4,5 Triliun BOS dan BOP Mulai Disalurkan, Madrasah Bisa Bayar Guru Non-ASN

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:53 WIB

Lawan Dampak Gawai, Kemendikdasmen Kampanyekan #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga

Senin, 9 Maret 2026 - 20:15 WIB

Mendikdasmen: Pentingnya Pengawasan Gawai Anak di Bawah 16 Tahun!

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:43 WIB

Kemendikdasmen Gandeng 9 Kementerian dan Polri Tangani Kesehatan Mental Anak dan Remaja

Senin, 2 Maret 2026 - 16:28 WIB

Sekolah Bangkit Pascabencana, Ribuan Siswa Sumatra Kembali Belajar

Berita Terbaru

Bus Damri (dok. rentak.id)

Transportasi

Mudik Lebaran 2026: Tiket Bus DAMRI Mulai Ramai Diburu Pemudik

Selasa, 10 Mar 2026 - 20:44 WIB