Aksi Buruh 22 September 2025: Tolak Upah Murah, Hapus Outsourcing, dan Tegakkan Supremasi Sipil

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Said Iqbal saat paparkan demo di depan kantor Kemenaker. (dok. rentak.id)

Said Iqbal saat paparkan demo di depan kantor Kemenaker. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh berencana  akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin, 22 September 2025, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Aksi ini akan dipimpin langsung oleh Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, bersama para pimpinan serikat pekerja nasional. Dalam keterangannya, Said Iqbal menegaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk menyuarakan aspirasi jutaan pekerja di seluruh Indonesia yang selama ini menghadapi persoalan serius terkait ketenagakerjaan.

Tiga Tuntutan Utama Buruh

Dalam aksi ini, para buruh membawa tiga tuntutan utama, yaitu:

Menegakkan supremasi sipil, sebagai wujud komitmen terhadap demokrasi dan keadilan sosial.

Mendesak DPR RI segera membentuk Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang berpihak kepada pekerja.

Menghapus sistem outsourcing dan menolak upah murah (HOSTUM) yang dianggap merugikan buruh serta menurunkan kualitas kesejahteraan pekerja.

Said Iqbal menekankan bahwa sistem outsourcing dan kebijakan upah murah selama ini hanya menguntungkan segelintir pihak, sementara pekerja terus berada dalam kondisi rentan dan tidak sejahtera.

“Kami mengajak seluruh buruh untuk bersatu memperjuangkan nasib dan hak-haknya. Aksi ini bukan hanya untuk pekerja yang turun ke jalan, tetapi juga untuk seluruh rakyat Indonesia yang menginginkan keadilan sosial,” ujar Said Iqbal dalam keterangannya, Minggu (21/9/2025).

 

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri
Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah
Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media
WFH Diterapkan, Barantin Tetap Tancap Gas: Ribuan Sertifikat Karantina Terbit Tanpa Hambatan
May Day 2026: Buruh Turun ke DPR, Tolak Seremoni dan Desak UU Ketenagakerjaan Baru

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Rabu, 15 April 2026 - 11:47 WIB

Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN

Senin, 13 April 2026 - 16:26 WIB

Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Senin, 13 April 2026 - 08:21 WIB

Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB