JAKARTA – Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh berencana akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin, 22 September 2025, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Aksi ini akan dipimpin langsung oleh Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, bersama para pimpinan serikat pekerja nasional. Dalam keterangannya, Said Iqbal menegaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk menyuarakan aspirasi jutaan pekerja di seluruh Indonesia yang selama ini menghadapi persoalan serius terkait ketenagakerjaan.
Tiga Tuntutan Utama Buruh
Dalam aksi ini, para buruh membawa tiga tuntutan utama, yaitu:
Menegakkan supremasi sipil, sebagai wujud komitmen terhadap demokrasi dan keadilan sosial.
Mendesak DPR RI segera membentuk Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang berpihak kepada pekerja.
Menghapus sistem outsourcing dan menolak upah murah (HOSTUM) yang dianggap merugikan buruh serta menurunkan kualitas kesejahteraan pekerja.
Said Iqbal menekankan bahwa sistem outsourcing dan kebijakan upah murah selama ini hanya menguntungkan segelintir pihak, sementara pekerja terus berada dalam kondisi rentan dan tidak sejahtera.
“Kami mengajak seluruh buruh untuk bersatu memperjuangkan nasib dan hak-haknya. Aksi ini bukan hanya untuk pekerja yang turun ke jalan, tetapi juga untuk seluruh rakyat Indonesia yang menginginkan keadilan sosial,” ujar Said Iqbal dalam keterangannya, Minggu (21/9/2025).
Penulis : lazir
Editor : ameri













