Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saleh Partaonan Daulay (dok. rentak.id)

Saleh Partaonan Daulay (dok. rentak.id)

 

JAKARTA – Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menegaskan bahwa keterbukaan Presiden Prabowo Subianto dalam menerima kritik dari berbagai kalangan merupakan hal positif yang patut diapresiasi. Ia menyebut, masukan yang disampaikan tokoh-tokoh bangsa selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga arah pembangunan tetap sesuai dengan aspirasi masyarakat.

“Ada banyak tokoh dan panutan kita yang ingin memberikan saran dan kritik kepada Prabowo. Tentu hal itu sangat baik dan perlu diapresiasi, apalagi jika disampaikan sesuai fakta dan aspirasi masyarakat,” ujar Saleh dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).

Menurutnya, Prabowo justru aktif membuka ruang dialog dengan berbagai elemen, mulai dari birokrat, akademisi, ulama, hingga aktivis dan media massa. Diskusi yang dilakukan pun tidak tertutup, bahkan sebagian dapat disaksikan publik.

“Prabowo sangat senang mendengar saran dan kritik. Beliau sering mengundang para tokoh untuk berdiskusi di istana. Setiap pertemuan diisi dengan diskusi yang terbuka, bahkan masyarakat luas bisa mengikutinya melalui siaran televisi,” jelasnya.

Ia menilai sikap tersebut mencerminkan kerendahan hati seorang pemimpin yang ingin melibatkan seluruh komponen bangsa dalam proses pembangunan.

“Ini menandakan kerendahan hati Prabowo untuk selalu bersama dengan seluruh komponen masyarakat dalam menata pembangunan ke depan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Saleh juga mendorong Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, untuk menyampaikan pandangan dan kritiknya secara langsung kepada Presiden melalui pertemuan di Istana.

“Dalam konteks keterbukaan seperti ini, sudah sepatutnya Pak Jusuf Kalla menyempatkan diri bertemu Prabowo secara langsung di istana. Apa pun saran dan kritik akan lebih tepat jika disampaikan langsung,” katanya.

Ia meyakini, Prabowo akan sangat terbuka menerima kehadiran Jusuf Kalla, mengingat pengalaman dan kapasitasnya sebagai tokoh nasional yang berpengaruh.

“Saya yakin Prabowo akan senang bertemu dengan tokoh sekaliber Pak Jusuf Kalla. Saya dengar, Pak JK juga selalu diundang ke istana,” ungkap Saleh.

Lebih lanjut, ia menilai Jusuf Kalla sebagai figur yang memiliki pemahaman kuat di berbagai bidang strategis.

“Pak JK itu tokoh hebat. Beliau tidak hanya menguasai bisnis, tetapi juga sangat mengerti politik dan birokrasi. Pengaruhnya bahkan diakui hingga ke mancanegara,” ujarnya.

Saleh pun berharap, jika pertemuan tersebut terwujud, kritik yang disampaikan dapat bersifat konstruktif dan langsung ditindaklanjuti.

“Saya kira kalau Pak JK singgah di istana, semua orang berharap agar beliau menyampaikan saran, masukan, dan kritik konstruktif. Berbicara langsung dengan Presiden pasti akan lebih mudah untuk dilaksanakan,” katanya.

Di sisi lain, ia menilai penyampaian kritik oleh tokoh sekelas Jusuf Kalla sebaiknya tidak dilakukan melalui media massa atau media sosial.

“Untuk tokoh sekelas Pak JK, tentu kurang elok menyampaikan kritik di media sosial dan media massa. Biarlah kritik terbuka disampaikan oleh masyarakat luas. Apalagi semua orang tahu beliau sangat cinta dan selalu berkorban untuk Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri
Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah
WFH Diterapkan, Barantin Tetap Tancap Gas: Ribuan Sertifikat Karantina Terbit Tanpa Hambatan
May Day 2026: Buruh Turun ke DPR, Tolak Seremoni dan Desak UU Ketenagakerjaan Baru
Gula Impor Menggila, DPR: Petani Tebu Jangan Dikorbankan!

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Rabu, 15 April 2026 - 11:47 WIB

Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN

Senin, 13 April 2026 - 16:26 WIB

Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Senin, 13 April 2026 - 08:21 WIB

Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB