JAKARTA – Eks Bendum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin menyambangi Gedung Bundar, Jampidsus, Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, pada Jumat (8/5/2026) petang. Nazar yang merupakan terpidana perkara korupsi wisma atlet dan pencucian uang datang ditemani seorang pengacara.
Ketika ditanya wartawan apakah dirinya datang diperiksa sebagai saksi atau mau melaporkan perkara, Nazar hanya menanggapi dengan berseloroh. “Saya hanya pengangguran,” katanya seraya tersenyum.
Nazar yang belakangan diketahui mendirikan Partai Rakyat Indonesia (PRI) datang menumpangi kendaraan mobil listrik Denza dengan nomor polisi B 8 PRI. Mobilnya terparkir di belakang Gedung Bundar.
Setibanya di Gedung Bundar, dirinya langsung menyempatkan salat terlebih dulu didampingi sopir nya. Selepas salat, Nazar memutari Gedung Bundar untuk masuk dari lobi utama.
Dia tidak mau berbicara banyak, begitu pula ketika disinggung dengan agenda-agenda PRI, partai yang baru dideklarasikan pada Agustus 2025, dan langsung menyatakan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Nazar tidak menghabiskan waktu lama di Gedung Bundar. Hanya sekitar 60 menit. Ketika disinggung lagi apakah dirinya datang karena diperiksa atau melapor perkara, Nazar kembali membantah.
“Ah mana mungkin,” kata dia. (Win)
Penulis : erwin













