JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyambut baik langkah Monash University melalui Monash Indonesia yang menghadirkan 140 mahasiswa doktoral berprestasi dalam program interdisipliner di Kedutaan Besar Australia, Senin (20/10/2025).
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring riset dan inovasi lintas disiplin guna menjawab tantangan strategis pembangunan nasional.
Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Togar Mangihut Simatupang dalam sambutannya menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi dan riset yang adaptif, kolaboratif, serta berdampak nyata bagi masyarakat.
“Saya menyampaikan salam hangat dan apresiasi kepada Monash University atas inisiatif luar biasa ini. Kegiatan ini bukan sekadar teori akademik, melainkan perwujudan semangat kolaborasi, komunikasi multikultural, dan komitmen bersama kedua negara,” ujar Togar.
Sementara itu, Deputy Ambassador Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin sebagai bagian dari komitmen Australia memperkuat kerja sama bilateral di bidang pendidikan tinggi dan penelitian.
“Ada ratusan kemitraan akademik dan penelitian antara institusi Australia dan Indonesia yang mendorong inovasi serta membangun kapasitas kedua negara. Saya bangga Monash University menjadi universitas asing pertama yang mendirikan kampus di Indonesia,” ungkap Gita.
Ia menambahkan, kolaborasi ini turut diperkuat dengan hadirnya Universitas Deakin dan Universitas Western Sydney, yang membuka kampus di Indonesia pada awal tahun 2025. Kehadiran kampus-kampus tersebut diharapkan memperluas akses pendidikan tinggi Australia bagi mahasiswa Indonesia.
Kolaborasi riset antara Monash Indonesia dan berbagai universitas di tanah air mencerminkan kemitraan lintas negara dalam menghadapi tantangan dunia nyata dengan pendekatan interdisipliner. Sinergi ini juga berpotensi melahirkan solusi berkelanjutan terhadap berbagai persoalan global.
Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kerja sama riset internasional yang berorientasi pada dampak, sekaligus memastikan perguruan tinggi Indonesia menjadi bagian aktif dari ekosistem pengetahuan global.
“Kemitraan strategis seperti ini sangat penting dalam membangun generasi ilmuwan Indonesia yang berkompeten secara global dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan,” pungkas Togar.
Penulis : lazir
Editor : ameri













