Whoosh Beroperasi Normal Lagi Usai Pemeriksaan Jalur Rel Pascagempa

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Setelah sempat dilakukan penyesuaian operasional pascagempa pada 20 Agustus 2025, layanan Kereta Cepat Whoosh kembali berjalan normal mulai Kamis (21/8). KCIC memastikan total 62 perjalanan per hari kembali dijalankan dengan jadwal reguler dan kecepatan penuh.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan bahwa proses pemeriksaan jalur dilakukan secara menyeluruh menggunakan Rail Car dan Comprehensive Inspection Train (CIT). Pemeriksaan mencakup jalur utama, jembatan, terowongan, hingga sistem kelistrikan.

“Jumlah perjalanan Whoosh kembali normal sebanyak 62 jadwal per hari dengan headway 30 menit sekali. Penumpang dapat kembali menikmati perjalanan Whoosh secara aman, nyaman, dan tepat waktu sesuai jadwal yang berlaku,” ujar Eva dalam keterangan tertulis.

Tak hanya jalur utama, pemeriksaan juga mencakup area sekitar jalur untuk mengantisipasi potensi gangguan seperti longsor atau pohon tumbang. Hal ini dilakukan sebagai upaya mitigasi demi menjaga keselamatan operasional.

KCIC juga memberikan kompensasi kepada penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan pada 20 Agustus. Pembatalan tiket disertai pengembalian bea 100 persen dapat dilakukan hingga 23 Agustus 2025 di loket stasiun Halim, Karawang, Padalarang, Tegalluar Summarecon, maupun Hall Feeder Bandung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh penumpang atas kerja sama dan pengertiannya, sehingga proses penanganan pelayanan di Stasiun dan Kereta dapat berjalan lancar,” tutup Eva.(****)

 

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

Trem Listrik Bali Digadang Atasi Macet, Pakar Ingatkan 5 Tantangan Besar
Tol Jakarta–Cikampek Contraflow Lagi, Berlaku dari KM 21 hingga KM 23
Jutaan Warga Bergantung pada Ojol, Djoko Setijowarno: Pemerintah Harus Berbenah
Asap Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan, Citilink Paling Terdampak
DAMRI Bawa Bus Hidrogen ke Bandung, Intip Inovasi Transportasi Masa Depan
Puluhan Jam Menyusuri Sungai, Jalan Darat Mahakam Ulu Buka Harapan Baru
AirNav Indonesia dan Telkom University Kembangkan AI untuk Navigasi Penerbangan
Bukan Cuma Sepeda Motor, Kendaraan Roda Tiga Dinilai Punya Masa Depan di Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Trem Listrik Bali Digadang Atasi Macet, Pakar Ingatkan 5 Tantangan Besar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Tol Jakarta–Cikampek Contraflow Lagi, Berlaku dari KM 21 hingga KM 23

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Jutaan Warga Bergantung pada Ojol, Djoko Setijowarno: Pemerintah Harus Berbenah

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Asap Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan, Citilink Paling Terdampak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:51 WIB

DAMRI Bawa Bus Hidrogen ke Bandung, Intip Inovasi Transportasi Masa Depan

Berita Terbaru