Transformasi Hijau, KAI Services Ubah 1,2 Juta Set Alat Makan Plastik Jadi Kayu

- Penulis

Selasa, 15 Juli 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – KAI Services mencatat pencapaian signifikan dalam mendukung pelestarian lingkungan. Sepanjang Januari hingga Juni 2025, perusahaan berhasil mengurangi sekitar 3.885 kilogram sampah plastik dengan mengganti alat makan berbahan plastik menjadi alat makan berbahan kayu (wooden cutlery) dalam layanan kuliner di atas kereta api.

Sebanyak 1.295.207 set alat makan plastik telah digantikan selama periode tersebut. Inisiatif ini merupakan bentuk nyata komitmen KAI Services dalam mendukung prinsip konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, sebagaimana tercantum dalam tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

“Pengurangan hampir 4 ton sampah plastik ini adalah bukti nyata kontribusi kami dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di sektor transportasi publik,” ujar Vice President Corporate Secretary KAI Services, Rachman Firhan, dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/7/2025).

Firhan menjelaskan bahwa alat makan kayu memiliki keunggulan karena mudah terurai secara alami, berbeda dengan plastik yang membutuhkan ratusan tahun untuk terurai.

“Langkah ini juga sejalan dengan transformasi layanan KAI Services yang mengedepankan kualitas, kebersihan, dan tanggung jawab lingkungan,” imbuhnya.

KAI Services menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang tidak hanya nyaman bagi pelanggan, tetapi juga berkontribusi aktif terhadap upaya pelestarian lingkungan.(***)

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama
KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas
Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya
Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!
Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat
Meski Klaim Sukses, Angkutan Lebaran 2026 Sisakan Catatan: 300 Nyawa Melayang dan Lonjakan Penumpang Perlu Evaluasi
Status Siaga di Tol Cisumdawu, Retakan 100 Meter Direspons dengan Operasi Taktis
Lonjakan Penumpang Whoosh Tembus 224 Ribu, Lebaran 2026 Catat Rekor Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 08:13 WIB

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama

Rabu, 8 April 2026 - 12:14 WIB

KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas

Senin, 6 April 2026 - 08:35 WIB

Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!

Jumat, 3 April 2026 - 11:11 WIB

Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat

Berita Terbaru