LUMAJANG – Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 di Kabupaten Lumajang pada Kamis, 2 Oktober 2025, berlangsung meriah dengan semangat dan antusiasme tinggi dari para peserta.
Ajang bergengsi ini menjadi wadah bagi pelajar madrasah untuk unjuk kemampuan akademik sekaligus kreativitas di berbagai bidang ilmu pengetahuan.
Selain sebagai kompetisi, OMI juga menjadi sarana peningkatan mutu pendidikan madrasah serta mempererat silaturahmi antar peserta dari berbagai daerah. Suasana kondusif dan penuh semangat membuat seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan sukses.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah, S.Ag., M.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjunjung nilai kejujuran dan sportivitas dalam lomba.
“Kompetisi ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi bagaimana setiap peserta dapat belajar, berkembang, dan menjadi pribadi yang unggul. Kejujuran dan sportivitas harus menjadi nilai utama,” tegasnya.
Achmad Faisol juga menyampaikan harapannya agar peserta dari Lumajang mampu menorehkan prestasi gemilang, bahkan hingga ke tingkat nasional.
“Saya berharap peserta dari Lumajang dapat membawa nama baik daerah ini. Jadikan kompetisi ini sebagai motivasi untuk terus berjuang keras dan tidak mudah menyerah,” tambahnya.
Tak hanya itu, ia juga mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk terus bersinergi mendukung kegiatan serupa demi peningkatan kualitas pendidikan madrasah. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan melahirkan generasi madrasah yang berprestasi dan berkarakter kuat.
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah serta semangat tinggi para peserta, OMI 2025 di Lumajang diyakini akan menjadi tonggak lahirnya generasi madrasah yang unggul, berdaya saing, dan mampu berkontribusi bagi bangsa.
Penulis : atz
Editor : gunawan tarigan













