Mahfud MD: Diaspora Indonesia Agar Gunakan Haknya Dalam Pemilu 2024

- Penulis

Kamis, 31 Agustus 2023 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahfud MD bersama diasporea Indonesia di Korea Selartan

Mahfud MD bersama diasporea Indonesia di Korea Selartan

RENTAK.ID – Masyarakat Indonesia di luar negeri (Diaspora) untuk menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) dan mensukseskan pesta demokrasi yang akan berlangsung pada bulan Februari tahun 2024 mendatang.

“Kepada penyelenggara Pemilu seperti PPLN yang hadir disini, kampanyekan pada rakyat bahwa Pemilu itu mahal, karena demi demokrasi, integrasi, dan nomokrasi, kita bersedia mengeluarkan dana besar untuk menyelenggarakan Pemilu,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat berdialog dengan masyarakat Indonesia di Korea Selatan, yang berlangsung di Wisma Duta, kompleks KBRI, Seoul, Rabu 30/8/2023), malam.

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, bahwa Pemilu dengan biaya yang mahal dilaksanakan secara terjadwal karena pemerintah konsisten menjaga agar demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik.

Mahfud menyebut, pengalamannya ketika berkunjung ke sebuah negara di Eropa Timur pada tahun 2007. Jumlah masyarakat Indonesia di negara itu sangat sedikit, tapi pemerintah Indonesia tetap menyelenggarakan Pemilu dengan biaya yang tidak kecil.

“Orang Indonesia di negara itu hanya delapan belas, termasuk duta besarnya, tapi kita tetap laksanakan Pemilu disana dengan biaya yang tidak kecil,” beber Mahfud.

Mahfud mengajak seluruh warga Indonesia di luar negeri untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada waktu pencoblosan. “Bayangkan, untuk 18 suara saja, negara harus keluar sampai 500 juta misalnya untuk menggelar Pemilu, apalagi di Korsel ini yang suaranya mencapai 26 ribu lebih seperti kata pak Dubes tadi” ujar Menko Mahfud yang didampingi oleh Duta Besar Republik Indonesia di Seoul, Gandi Sulistiyanto.

Sebelumnya, Dubes RI untuk Korsel memaparkan bahwa Daftar Pemilih Tetap atau DPT di Korsel tergolong besar yakni mencapai 26.850 orang.

“Oleh karena itu, arahan dan penjelasan dari pak Menko Polhukam ini amat lah penting, untuk memberikan pemahaman jelang Pemilu, khususnya kepada masyarakat kita di Korsel,” ujar Gandi Sulistianto.

Dalam sesi dialog, Mahfud menjawab pertanyaan salah seorang mahasiswa tentang respons anak muda yang diduga tidak akan antusias mengikuti Pemilu karena kualitas para calon, termasuk calon legislatif. Menko Polhukam menjawab bahwa berdasarkan data yang dimilikinya, pemilih usia muda justru akan berperan penting pada Pemilu tahun depan.

“Dan jangan lupa, Pemilu memang tidak untuk mencari pemimpin yang sungguh-sungguh ideal dan sempurna, dimana pun itu tidak akan didapatkan,” lanjut Mahfud.

Pemilu menurutnya, untuk mencari pemimpin terbaik diantara para calon yang ada, yang mungkin saja dinilai jelek oleh pemilih. Pemilu juga sejatinya untuk menghindari orang jahat menjadi pemimpin. “Tapi apa pun pilihan anda, suara anda sangat menentukan nasib dan masa depan bangsa, karena itu anda tidak boleh golput” pungkas Mahfud.

Selain didampingi Duta Besar, dialog Menko Polhukam dengan masyarakat Indonesia juga dihadiri Wakil Kepala Perwakilan KBRI Seoul, Sekretaris Kemenko Polhukam, Deputi Bidang Koordinasi Luar Negeri Kemenko Polhukam, Staf Khusus Menko Polhukam, dan pejabat dari KBRI serta Kementerian Luar Negeri. ***

Berita Terkait

Satelit Uji Kelima Fergani Space Berhasil Mengorbit, Turkiye Kian Dekat Mandiri di Sektor Antariksa
Paus Leo XIV Tegas: Tak Ada Dalih Agama untuk Perang, Serukan Dunia Hentikan Kekerasan
PKS Murka! Hidayat Nur Wahid Kecam Keras Israel atas Serangan terhadap Masjid Al Aqsha
Hubungan Turkiye–Arab Saudi Kian Erat, Dorong Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Iran Bantah Rencana Eksekusi Demonstran, Trump Ancam Tindakan Sangat Keras
Jeritan dari Penjara Damon: Tahanan Perempuan Palestina Dipukul dan Dipaksa Lepas Jilbab
DPR RI Nilai Penangkapan Presiden Venezuela Cederai Kedaulatan Negara
AS Tangkap Presiden Maduro, Hikmahanto Juwana: Ini Preseden Berbahaya bagi Dunia!

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 05:18 WIB

Satelit Uji Kelima Fergani Space Berhasil Mengorbit, Turkiye Kian Dekat Mandiri di Sektor Antariksa

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:21 WIB

Paus Leo XIV Tegas: Tak Ada Dalih Agama untuk Perang, Serukan Dunia Hentikan Kekerasan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:45 WIB

PKS Murka! Hidayat Nur Wahid Kecam Keras Israel atas Serangan terhadap Masjid Al Aqsha

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:03 WIB

Hubungan Turkiye–Arab Saudi Kian Erat, Dorong Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:33 WIB

Iran Bantah Rencana Eksekusi Demonstran, Trump Ancam Tindakan Sangat Keras

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB