Kohkantah Probangsi Resmi Dideklarasikan, Siap Dampingi Masyarakat Hadapi Sengketa Tanah

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Organisasi Komunitas Hukum Konsultan Pertanahan dan Properti Bangsa Indonesia (Kohkantah Probangsi) resmi mendeklarasikan kepengurusan periode 2026–2031 dalam acara Deklarasi Akbar dan Seminar Nasional yang digelar di Hotel Grand Whiz Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (26/6).

Kegiatan yang mengusung tema “Kohkantah Probangsi Kuat dan Besar untuk Kita Semua” tersebut diresmikan oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria. Acara juga dihadiri sejumlah dewan pakar, dewan pembina, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta pengurus pusat dan daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum sekaligus pendiri Kohkantah Probangsi, Purwanto Kitung, didampingi Sekretaris Umum Arif Pasha, melantik jajaran Pengurus Pusat, Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Timur dan Banten, serta pengurus cabang Sambas–Singkawang, Cirebon Raya, dan Kota Makassar.

Secara keseluruhan, sekitar 70 orang pengurus dilantik untuk menjalankan roda organisasi pada periode kepengurusan 2026–2031.

Purwanto mengatakan Kohkantah Probangsi dibentuk untuk menjadi wadah profesional yang memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam menyelesaikan persoalan pertanahan, properti, dan bangunan.

“Saya berpesan kepada seluruh pengurus pusat maupun daerah agar terus berbuat baik dan membantu masyarakat secara profesional, khususnya mereka yang menghadapi persoalan atau sengketa tanah, properti, dan bangunan. Selain itu, bangunlah kemitraan yang baik dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah agar keberadaan organisasi ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Purwanto.

Selain prosesi deklarasi dan pelantikan, acara juga diisi dengan Seminar Nasional yang membahas berbagai isu pertanahan dan penguatan kelembagaan organisasi.

Deklarasi tersebut turut disaksikan jajaran dewan pakar yang terdiri dari sejumlah profesor, dewan pembina, perwakilan pengurus wilayah dan cabang persiapan dari berbagai daerah, serta pejabat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI.

Purwanto menambahkan, dalam enam bulan ke depan Kohkantah Probangsi akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sebagai langkah awal menyusun Anggaran Rumah Tangga (ART), program kerja, serta arah pengembangan organisasi di tingkat pusat maupun daerah.

Melalui deklarasi ini, Kohkantah Probangsi berharap dapat menjadi organisasi yang berkontribusi dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan solusi terhadap berbagai persoalan pertanahan di Indonesia sekaligus mendukung terciptanya kepastian hukum bagi masyarakat.(amy/jks)

Penulis : Jks

Editor : Amy

Berita Terkait

Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Diduga Bukan Mahasiswa, Azmi Minta Polda Metro Jaya Usut Tuntas
BAP Tambahan F Kembali Tertunda, Kuasa Hukum Siapkan Pengaduan ke Propam
Gugatan Akta Kelahiran Kandas Lagi, Naomi Nahuway Kembali Dimenangkan Pengadilan
KUHP-KUHAP Baru Jadi Tantangan Polisi, Polda Riau Perkuat Kesiapan Penyidik
Habiburokhman Ingatkan Bahaya RUU Perampasan Aset, Jangan Jadi Senjata Politik
Siang Ini Febrie Adriansyah Jalani Sidang Perdana, 38 Aset Tanah Senilai Rp846 Miliar Disita
OTT Oknum Pejabat Perumdam dan Auditor BPK, LAKI Soroti Integritas Pengawasan
Aset Yayasan Cahaya Ilmu Diadukan ke Polres Sragen, Status Suzuki R3 Diminta Diusut

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:07 WIB

Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Diduga Bukan Mahasiswa, Azmi Minta Polda Metro Jaya Usut Tuntas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:48 WIB

BAP Tambahan F Kembali Tertunda, Kuasa Hukum Siapkan Pengaduan ke Propam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Gugatan Akta Kelahiran Kandas Lagi, Naomi Nahuway Kembali Dimenangkan Pengadilan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:23 WIB

KUHP-KUHAP Baru Jadi Tantangan Polisi, Polda Riau Perkuat Kesiapan Penyidik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Habiburokhman Ingatkan Bahaya RUU Perampasan Aset, Jangan Jadi Senjata Politik

Berita Terbaru