Kisah Nazwa, Anak Pencari Barang Bekas Penerima KIP Kuliah yang Dapat Kunjungan Sesjen Kemdiktisaintek

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesjen) Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, menyambangi langsung kediaman sederhana Nazwa Fatiha Chairani. (dok. rentak.id)

Sesjen) Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, menyambangi langsung kediaman sederhana Nazwa Fatiha Chairani. (dok. rentak.id)

MEDAN – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus menunjukkan komitmennya dalam pemerataan akses pendidikan tinggi. Pada Selasa (15/7/2025), Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, menyambangi langsung kediaman sederhana Nazwa Fatiha Chairani, mahasiswa baru Politeknik Negeri Medan (Polmed) yang menjadi penerima program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Nazwa diterima di Polmed melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), mengambil jurusan Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik. Ia menjadi salah satu contoh nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukan halangan untuk meraih pendidikan tinggi.

Dalam kunjungannya, Sesjen Kemdiktisaintek menyerahkan bantuan simbolis berupa laptop untuk mendukung proses belajar Nazwa selama kuliah.

“Selamat ya, Nazwa. Kuliahnya harus dijalani dengan semangat sampai tuntas. Semoga kelak bisa membanggakan keluarga, politeknik, dan memenuhi harapan ibunda agar cepat mendapat pekerjaan dan membantu adik-adik,” ujar Sesjen Togar.

Nazwa berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai pencari barang bekas, sementara sang ibu menjadi ibu rumah tangga yang juga berjualan kue titipan ke warung-warung sekitar. Meski penghasilan orang tua tidak menentu, mereka tetap bertekad menyekolahkan putri sulungnya hingga perguruan tinggi.

“Awalnya ingin kuliah di luar kota, tapi karena kendala biaya, akhirnya diarahkan guru untuk memilih kampus yang terjangkau. Bersyukur sekali bisa diterima dan lolos KIP Kuliah,” ungkap Nazwa.

Sejak duduk di bangku SMP, Nazwa telah mengenal Program Indonesia Pintar (PIP), cikal bakal dari KIP Kuliah. Ia aktif membantu ibunya membuat dan mengantar kue, sembari tetap fokus belajar hingga berhasil masuk kampus negeri favorit.

Ibunda Nazwa sempat khawatir sang anak tak bisa langsung melanjutkan kuliah karena masalah biaya.

“Sempat terpikir menunda kuliah setahun. Tapi alhamdulillah, Nazwa diterima SNBP dan lolos KIP Kuliah juga,” ucap sang ibu terharu.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Kemdiktisaintek dalam memastikan program KIP Kuliah benar-benar menyentuh kalangan yang membutuhkan. Dengan bantuan tersebut, diharapkan mahasiswa dari keluarga prasejahtera tetap bisa meraih masa depan yang cerah lewat jalur pendidikan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

SMA Unggul Garuda Jangkau 51 Titik, Penerimaan Siswa Baru 2027/2028 Disosialisasikan
Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang
TKA 2026 Ditutup, 4,2 Juta Siswa Sudah Mendaftar
Abdul Mu’ti Tegaskan Pendidikan Pancasila Tak Cukup Diajarkan di Kelas, Ini yang Diperkuat Kemendikdasmen

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:44 WIB

SMA Unggul Garuda Jangkau 51 Titik, Penerimaan Siswa Baru 2027/2028 Disosialisasikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman

Berita Terbaru