Jalur KA Dipastikan Aman Pascagempa, KAI Sempat Hentikan 18 Perjalanan di Lintas Timur

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah sigap dengan menghentikan sementara operasional 18 perjalanan kereta api di lintas Timur Daop 1 Jakarta pada Rabu malam (20/8), menyusul gempa bermagnitudo 4,9 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi pukul 19.54 WIB.

Sebagai bagian dari prosedur keselamatan, KAI langsung menginstruksikan pemeriksaan intensif terhadap jalur rel, infrastruktur pendukung, serta sistem persinyalan. Seluruh kereta api jarak jauh maupun Commuter Line yang berada di lintas terdampak diminta berhenti di stasiun terdekat untuk menunggu hasil pengecekan.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas kami. Operasi dihentikan sementara hingga kondisi jalur benar-benar dinyatakan aman,” kata Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, Kamis pagi (21/8/2025).

Setelah dinyatakan bebas dari potensi bahaya, operasional di lintas Timur kembali berjalan normal mulai pukul 20.32 WIB.

Pengecekan serupa juga dilakukan di wilayah lain. Jalur di Daop 3 Cirebon dipastikan aman pada pukul 20.45 WIB dengan 11 perjalanan KA terdampak. Sementara itu, Daop 2 Bandung menyatakan jalur dapat dilintasi kembali pada pukul 20.56 WIB, setelah sempat menghentikan 4 perjalanan kereta.

Anne menegaskan bahwa langkah penghentian ini merupakan bagian dari protokol keselamatan demi memastikan seluruh pelanggan tetap terlindungi.

“Kami mohon maaf atas keterlambatan dan ketidaknyamanan yang terjadi,” ujarnya.(****)

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama
KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas
Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya
Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!
Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat
Meski Klaim Sukses, Angkutan Lebaran 2026 Sisakan Catatan: 300 Nyawa Melayang dan Lonjakan Penumpang Perlu Evaluasi
Status Siaga di Tol Cisumdawu, Retakan 100 Meter Direspons dengan Operasi Taktis
Lonjakan Penumpang Whoosh Tembus 224 Ribu, Lebaran 2026 Catat Rekor Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 08:13 WIB

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama

Rabu, 8 April 2026 - 12:14 WIB

KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas

Senin, 6 April 2026 - 08:35 WIB

Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!

Jumat, 3 April 2026 - 11:11 WIB

Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB

Hiburan

Dinar Candy Tolak Tawaran Rp1 Miliar untuk Kencan

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:24 WIB