Gedung USAID Tutup, Status Karyawan Tidak Jelas

- Penulis

Jumat, 7 Februari 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung USAID Tutup, Status Karyawan Tidak Jelas. (Instagram)

Gedung USAID Tutup, Status Karyawan Tidak Jelas. (Instagram)

RENTAK.ID – Kantor pusat Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) di Washington, D.C., pada Senin (3/2) terlihat sepi setelah ditutup atas perintah presiden.

Elon Musk, kepala Departemen Efisiensi Pemerintah, mengumumkan penutupan tersebut pada hari Minggu (2/2) dan menyebut USAID sebagai “organisasi kriminal”.

Penutupan ini membuat para karyawan USAID terkejut dan khawatir tentang masa depan mereka. Beberapa mantan karyawan berkumpul di depan gedung untuk menanyakan status pekerjaan mereka.

“Saya tidak percaya, hidup saya berubah dalam semalam. Pagi ini saya sudah mulai mencari pekerjaan baru,” kata seorang mantan karyawan USAID kepada RIA Novosti.

Media melaporkan bahwa pemerintahan telah menempatkan puluhan petinggi USAID dalam status cuti setelah Amerika Serikat menghentikan bantuan ke negara-negara lain.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengonfirmasi bahwa ia kini menjabat sebagai direktur USAID.

Rubio mengatakan bahwa USAID akan mengikuti arahan kebijakan Departemen Luar Negeri AS dan program-program mereka akan terus berjalan.

Penutupan USAID ini menuai reaksi beragam dari masyarakat. Beberapa orang mendukung keputusan tersebut, sementara yang lain mengkritiknya.

Para pengunjuk rasa yang menentang penutupan USAID membawa poster bertuliskan “Amerika, Serius? Diktator?” dan “Apa Selanjutnya?”.

Penutupan USAID ini juga menimbulkan pertanyaan tentang masa depan bantuan luar negeri Amerika Serikat.***

Editor : Ayham

Sumber Berita: Antaranews.com

Berita Terkait

PKS Murka! Hidayat Nur Wahid Kecam Keras Israel atas Serangan terhadap Masjid Al Aqsha
Hubungan Turkiye–Arab Saudi Kian Erat, Dorong Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Iran Bantah Rencana Eksekusi Demonstran, Trump Ancam Tindakan Sangat Keras
Jeritan dari Penjara Damon: Tahanan Perempuan Palestina Dipukul dan Dipaksa Lepas Jilbab
DPR RI Nilai Penangkapan Presiden Venezuela Cederai Kedaulatan Negara
AS Tangkap Presiden Maduro, Hikmahanto Juwana: Ini Preseden Berbahaya bagi Dunia!
Indonesia Semarakkan IWA Charity Bazaar 2025 di Bucharest
Gencarkan Promosi, Indonesia Makin Diminati Wisatawan Rumania
Kantor pusat Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) di Washington, D.C., pada Senin (3/2) terlihat sepi setelah ditutup atas perintah presiden.Elon Musk, kepala Departemen Efisiensi Pemerintah, mengumumkan penutupan tersebut pada hari Minggu (2/2) dan menyebut USAID sebagai "organisasi kriminal".

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:45 WIB

PKS Murka! Hidayat Nur Wahid Kecam Keras Israel atas Serangan terhadap Masjid Al Aqsha

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:03 WIB

Hubungan Turkiye–Arab Saudi Kian Erat, Dorong Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:33 WIB

Iran Bantah Rencana Eksekusi Demonstran, Trump Ancam Tindakan Sangat Keras

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:12 WIB

Jeritan dari Penjara Damon: Tahanan Perempuan Palestina Dipukul dan Dipaksa Lepas Jilbab

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:48 WIB

DPR RI Nilai Penangkapan Presiden Venezuela Cederai Kedaulatan Negara

Berita Terbaru