BSU 2025: Kemnaker Salurkan Bantuan Lewat Pospay untuk Pekerja Bermasalah Rekening

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga (dok. rentak.id)

Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga (dok. rentak.id)

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng PT Pos Indonesia (Persero) dalam penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025, khususnya bagi penerima yang mengalami kendala rekening pada tahap 1 dan 2. Penyaluran dilakukan melalui aplikasi digital milik Pos Indonesia, yakni Pospay, mulai Kamis (3/7/2025).

Langkah ini merupakan bagian dari strategi digitalisasi layanan pemerintah untuk mempercepat, menyederhanakan, dan meningkatkan akurasi penyaluran bantuan kepada pekerja berpenghasilan rendah.

“Kami ingin pencairan BSU tahun ini berjalan lebih efisien. Jadi, kalau tahap 1 dan 2 rekening bermasalah, maka bisa melalui aplikasi Pospay,” ujar Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, dalam siaran pers.

Melalui skema baru ini, calon penerima BSU dapat mengecek statusnya melalui laman resmi Kemnaker, BPJS Ketenagakerjaan, atau langsung di aplikasi Pospay. Setelah dinyatakan lolos sebagai penerima, mereka diminta melengkapi data identitas, mulai dari nama lengkap, NIK, alamat, tanggal lahir, hingga email dan nomor HP.

Jika data valid, sistem akan menerbitkan QR Code Cekpos Digital yang digunakan untuk mencairkan bantuan di Kantor Pos terdekat. Penerima wajib membawa e-KTP asli, QR Code dari Pospay, serta kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan saat pencairan. Petugas akan melakukan verifikasi dan mendokumentasikan penyerahan bantuan sebagai bukti sah.

Sunardi mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan program BSU. Ia menegaskan, seluruh proses pencairan tidak dipungut biaya dan tidak membutuhkan jasa calo.

“Seluruh proses ini gratis dan hanya dilakukan melalui jalur resmi. Pengawasan dilakukan secara ketat agar bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak,” tegasnya.

Kemnaker berharap, digitalisasi layanan seperti ini akan memperkuat efektivitas BSU sebagai bagian dari perlindungan sosial bagi pekerja rentan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
Reshuffle Prabowo Hari Ini? 8 Nama Pejabat Mencuat, Ada Jenderal TNI dan Kepala BNPB
DKPP Kebanjiran Aduan soal Putusan MK, Ketua dan Anggota KPU Dilaporkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:32 WIB

BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik

Berita Terbaru