Habib Aboe Bakar Alhabsyi Tinjau Kinerja Kejati Kalsel: Apresiasi Implementasi KUHP Baru dan Pendampingan BUMN

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, melakukan Reses ke Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan pada Jumat (1/5/2026).

Kedatangan legislator senior ini disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalsel, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati), serta Asisten Pidana Khusus (Aspidsus).

Pertemuan tersebut fokus membahas dinamika penegakan hukum terkini, khususnya mengenai masa transisi dan implementasi KUHP Nasional (UU 1/2023) serta penguatan fungsi Jaksa Pengacara Negara.

Dalam diskusi tersebut, terungkap bahwa Kejati Kalsel menunjukkan progresivitas dalam menjalankan mekanisme hukum baru. Kalsel tercatat sebagai Kejaksaan Tinggi keempat di Indonesia yang mengajukan permohonan pengakuan bersalah (plea bargaining) ke Kejaksaan Agung.

Habib Aboe Bakar Alhabsyi memberikan apresiasi tinggi atas langkah cepat Kejati Kalsel dalam beradaptasi dengan semangat kodifikasi hukum pidana yang baru.

“Saya sangat mengapresiasi langkah progresif Kejati Kalsel. Menjadi Kejati keempat yang mengajukan mekanisme pengakuan bersalah ke Kejagung membuktikan bahwa semangat pembaruan hukum kita sudah berjalan di daerah. Ini adalah bentuk nyata dari efisiensi peradilan yang kita cita-citakan dalam KUHP baru,” ujar Habib Aboe Bakar Alhabsyi

Selain membahas pidana umum dan khusus, pertemuan ini juga menyoroti peran Kejati Kalsel dalam mendukung roda ekonomi melalui pendampingan hukum bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Saat ini, Kejati Kalsel tengah aktif membantu PT Hutama Karya (Persero) dalam penyelesaian berbagai kendala hukum terkait proyek-proyek strategis di wilayah Kalimantan Selatan.

Habib Aboe Bakar menekankan pentingnya peran Jaksa Pengacara Negara (JPN) untuk memastikan proyek pembangunan berjalan tanpa hambatan hukum yang berarti.

“Peran Kejaksaan tidak hanya memenjarakan orang, tapi juga menjaga agar pembangunan tetap on track. Keaktifan Kejati Kalsel mendampingi BUMN seperti Hutama Karya menunjukkan bahwa Jaksa hadir sebagai mitra strategis negara untuk mengamankan aset dan memastikan pembangunan di Kalsel berjalan lancar sesuai aturan,” tambah pria yang akrab disapa Habib tersebut.
(***)

Berita Terkait

Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo Disorot, Dosen Trisakti: Jangan Sampai Polisi Menebar Ketakutan
Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Diduga Bukan Mahasiswa, Azmi Minta Polda Metro Jaya Usut Tuntas
BAP Tambahan F Kembali Tertunda, Kuasa Hukum Siapkan Pengaduan ke Propam
Gugatan Akta Kelahiran Kandas Lagi, Naomi Nahuway Kembali Dimenangkan Pengadilan
KUHP-KUHAP Baru Jadi Tantangan Polisi, Polda Riau Perkuat Kesiapan Penyidik
Habiburokhman Ingatkan Bahaya RUU Perampasan Aset, Jangan Jadi Senjata Politik
Siang Ini Febrie Adriansyah Jalani Sidang Perdana, 38 Aset Tanah Senilai Rp846 Miliar Disita
OTT Oknum Pejabat Perumdam dan Auditor BPK, LAKI Soroti Integritas Pengawasan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:20 WIB

Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo Disorot, Dosen Trisakti: Jangan Sampai Polisi Menebar Ketakutan

Senin, 2 November 2026 - 14:07 WIB

Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Diduga Bukan Mahasiswa, Azmi Minta Polda Metro Jaya Usut Tuntas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:48 WIB

BAP Tambahan F Kembali Tertunda, Kuasa Hukum Siapkan Pengaduan ke Propam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Gugatan Akta Kelahiran Kandas Lagi, Naomi Nahuway Kembali Dimenangkan Pengadilan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:23 WIB

KUHP-KUHAP Baru Jadi Tantangan Polisi, Polda Riau Perkuat Kesiapan Penyidik

Berita Terbaru