RENTAK.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah sigap dengan menghentikan sementara operasional 18 perjalanan kereta api di lintas Timur Daop 1 Jakarta pada Rabu malam (20/8), menyusul gempa bermagnitudo 4,9 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi pukul 19.54 WIB.
Sebagai bagian dari prosedur keselamatan, KAI langsung menginstruksikan pemeriksaan intensif terhadap jalur rel, infrastruktur pendukung, serta sistem persinyalan. Seluruh kereta api jarak jauh maupun Commuter Line yang berada di lintas terdampak diminta berhenti di stasiun terdekat untuk menunggu hasil pengecekan.
“Keselamatan penumpang adalah prioritas kami. Operasi dihentikan sementara hingga kondisi jalur benar-benar dinyatakan aman,” kata Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, Kamis pagi (21/8/2025).
Setelah dinyatakan bebas dari potensi bahaya, operasional di lintas Timur kembali berjalan normal mulai pukul 20.32 WIB.
Pengecekan serupa juga dilakukan di wilayah lain. Jalur di Daop 3 Cirebon dipastikan aman pada pukul 20.45 WIB dengan 11 perjalanan KA terdampak. Sementara itu, Daop 2 Bandung menyatakan jalur dapat dilintasi kembali pada pukul 20.56 WIB, setelah sempat menghentikan 4 perjalanan kereta.
Anne menegaskan bahwa langkah penghentian ini merupakan bagian dari protokol keselamatan demi memastikan seluruh pelanggan tetap terlindungi.
“Kami mohon maaf atas keterlambatan dan ketidaknyamanan yang terjadi,” ujarnya.(****)
Penulis : Zul
Editor : Ami













