KAI Services Gelar Pelatihan Keamanan Pangan Guna Memperkuat Standar Mutu Produk dan Layanan

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta pelatihan FSMS ISO 22000:2018 dari berbagai unit kerja KAI Services serius mengikuti sesi materi di Auditorium Kantor Pusat.

Peserta pelatihan FSMS ISO 22000:2018 dari berbagai unit kerja KAI Services serius mengikuti sesi materi di Auditorium Kantor Pusat.

RENTAK.ID – Dalam upaya memperkuat budaya mutu dan keamanan pangan di lini operasionalnya, KAI Services menggelar pelatihan Food Safety Management System (FSMS) mengacu pada standar ISO 22000:2018.

Pelatihan ini berlangsung selama empat hari, mulai 28 hingga 31 Juli 2025, bertempat di Auditorium Kantor Pusat KAI Services.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai unit, mulai dari HSE, Quality Control, Produksi hingga Logistik, mengikuti pelatihan yang menghadirkan pembicara dari TUV Nord sebagai konsultan. Fokus utama kegiatan ini adalah memperdalam pemahaman prinsip-prinsip sistem manajemen keamanan pangan berbasis standar internasional.

Pelatihan dibuka secara daring oleh Direktur Keuangan KAI Services, Deny Eko Andrianto. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif mengenai keamanan pangan sebagai bagian dari kualitas layanan perusahaan.

“Penerapan sistem manajemen keamanan pangan yang efektif bukan sekadar memenuhi standar, tetapi juga membangun kepercayaan pelanggan terhadap produk kita,” ujar Deny.

Salah satu narasumber, Nurani Sinaga dari TUV Nord, menjelaskan bagaimana ISO 22000 menjadi kerangka menyeluruh dalam menjamin produk pangan aman dan bermutu. Ia mengingatkan bahwa konsumen memiliki hak untuk mendapat produk aman sebagaimana dijamin oleh UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Kegiatan pelatihan ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga diskusi dan studi kasus, yang membuat peserta lebih memahami penerapan nyata di lapangan.

Melalui pelatihan ini, KAI Services menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas produk pangan secara berkelanjutan. Standar global dijadikan acuan untuk memperkuat tata kelola layanan, sekaligus mendukung transformasi menuju perusahaan penyedia jasa berbasis excellence dan trust.(***)

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama
KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas
Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya
Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!
Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat
Meski Klaim Sukses, Angkutan Lebaran 2026 Sisakan Catatan: 300 Nyawa Melayang dan Lonjakan Penumpang Perlu Evaluasi
Status Siaga di Tol Cisumdawu, Retakan 100 Meter Direspons dengan Operasi Taktis
Lonjakan Penumpang Whoosh Tembus 224 Ribu, Lebaran 2026 Catat Rekor Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 08:13 WIB

91 Persen BBM Habis di Transportasi, Kendaraan Pribadi Jadi Biang Utama

Rabu, 8 April 2026 - 12:14 WIB

KAI Services Soroti Penumpang Memaksa Masuk KRL Penuh di Manggarai, Keselamatan Jadi Prioritas

Senin, 6 April 2026 - 08:35 WIB

Dua Bulan Menggantung, Kasus Maut Matraman Tak Jelas Ujungnya

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Alarm Keselamatan Bus Nasional, Hampir 60 Persen Perjalanan Langgar Aturan!

Jumat, 3 April 2026 - 11:11 WIB

Transportasi Publik Jadi Kunci Hadapi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Berbenah Cepat

Berita Terbaru