Pemerintah Luncurkan Beasiswa KIP-K 2025, Anggaran Rp4,82 Triliun untuk 544 Ribu Mahasiswa

- Penulis

Sabtu, 15 Maret 2025 - 04:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKÀRTA – Komitmen pemerintah dalam mendukung pendidikan tinggi terus berlanjut diantaranya masalah beasiswa.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi meluncurkan program beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) Tahun 2025, sekaligus mengumumkan pencairan dana beasiswa yang telah berjalan sejak awal tahun.

“Kami telah mentransfer dana beasiswa KIP-K sebesar Rp4,82 triliun kepada 544.384 mahasiswa penerima sejak Januari hingga Maret 2025,” ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam acara peluncuran KIP-K di Jakarta, Jumat (14/03/2025).

Brian menegaskan bahwa program ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap akses pendidikan tinggi yang lebih merata.

“Kami ingin memastikan bahwa KIP-K tetap tersedia, baik bagi mahasiswa yang sudah menerima maupun bagi mahasiswa baru di tahun mendatang,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. “Jangan sampai masalah ekonomi menjadi hambatan untuk mengenyam pendidikan tinggi, karena ada beasiswa KIP-K,” tegasnya.

Terkait kuota penerima, Brian memastikan jumlahnya tetap sesuai dengan arahan Presiden. “Tidak ada pengurangan kuota. Semua tetap sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan sejak awal,” jelasnya.

Mekanisme pencairan dana juga mengalami perubahan. Selama ini, pencairan dilakukan setiap tiga bulan untuk memastikan evaluasi kinerja mahasiswa.

Namun, mulai Agustus 2025, mahasiswa baru akan menerima dana beasiswa di awal bulan, sementara laporan kinerja tetap diminta pada bulan ketiga.

Di kesempatan yang sama, pemerintah juga menyalurkan beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Tahun 2025 kepada 9.141 mahasiswa di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta.

“Beasiswa ADik diberikan kepada siswa dan siswi dari Papua, Papua Barat, daerah 3T, serta anak-anak tenaga kerja Indonesia (TKI). Selain itu, program ini juga mencakup penyandang disabilitas,” ungkap Sekjen Kemendiktisaintek, Togar Simatupang.

Ia menjelaskan bahwa beasiswa ADik tidak hanya membebaskan mahasiswa dari biaya kuliah, tetapi juga memberikan bantuan biaya hidup bulanan serta biaya transportasi dari daerah asal ke perguruan tinggi tujuan.

“Kami berharap program ini dapat membantu lebih banyak mahasiswa meraih pendidikan tinggi tanpa kendala finansial,” tutupnya.

Penulis : lazir

Editor : regardo

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah di Gorontalo Digeber: Dari Atap Bocor hingga Laboratorium Baru, Siswa Kini Belajar Lebih Nyaman
Gotong Royong Sekolah, 89 Siswa SDN Cipayung Ciputat Sukses Ikuti TKA 2026
Kemendikdasmen Perluas PJJ ke 34 Provinsi, Targetkan 3.500 Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar
Kesempatan Emas Guru! Program PPG 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Dari Nyaris Roboh Jadi Nyaman, SLBN Indramayu Bangkit Lewat Revitalisasi
Upacara Hari Kartini 2026 di MA Khomsani Nur Klanting Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna
FSGI Soroti Skorsing 19 Hari Siswa SMAN 1 Purwakarta: Berpotensi Rugikan Hak Belajar
Tinjau Kesiapan TKA SD, Wamendikdasmen Pastikan Siswa Tak Perlu Cemas

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 06:52 WIB

Revitalisasi Sekolah di Gorontalo Digeber: Dari Atap Bocor hingga Laboratorium Baru, Siswa Kini Belajar Lebih Nyaman

Selasa, 28 April 2026 - 09:03 WIB

Gotong Royong Sekolah, 89 Siswa SDN Cipayung Ciputat Sukses Ikuti TKA 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 09:53 WIB

Kemendikdasmen Perluas PJJ ke 34 Provinsi, Targetkan 3.500 Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar

Kamis, 23 April 2026 - 07:33 WIB

Kesempatan Emas Guru! Program PPG 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Rabu, 22 April 2026 - 07:42 WIB

Dari Nyaris Roboh Jadi Nyaman, SLBN Indramayu Bangkit Lewat Revitalisasi

Berita Terbaru