JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, mengusulkan langkah kontroversial untuk mengakhiri konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina. Ia menyarankan relokasi warga Israel ke Amerika Serikat sebagai solusi damai pasca perang Israel-Hamas yang memanas sejak Oktober 2023.
“Kami mengusulkan agar Amerika Serikat, sebagai sekutu utama Israel, menerima warga Israel yang puluhan tahun telah menciptakan penjajahan di Palestina. Relokasi ini akan menjadi langkah konkret untuk menghentikan konflik yang telah melukai banyak pihak,” ujar Sukamta dalam keterangan resminya.
Usulan ini didasarkan pada data Otoritas Kependudukan dan Imigrasi Israel yang mencatat sekitar 550.000 warga Israel meninggalkan negaranya selama enam bulan pertama perang. Kondisi ini, menurut Sukamta, menunjukkan perlunya langkah strategis untuk mengakhiri ketegangan di kawasan Timur Tengah.
“Amerika Serikat punya tanggung jawab moral. Sebagai negara yang selalu mendukung Israel, mereka harus turut berkontribusi dalam menyelesaikan krisis ini. Relokasi warga Israel ke wilayah mereka bisa menjadi solusi yang adil untuk Palestina,” tambahnya dengan nada tegas.
Sukamta juga menyerukan agar dunia internasional bersatu mendukung perdamaian dan keadilan di Palestina.
“Kita harus bersama-sama menghentikan kekerasan ini. Hak asasi manusia harus ditegakkan, dan kemerdekaan Palestina menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi,” pungkasnya.
Pernyataan ini menuai beragam reaksi, baik dari dalam negeri maupun komunitas internasional, yang menilai usulan tersebut sebagai langkah radikal untuk mencapai perdamaian di Timur Tengah. (***)













