JAKARTA – Sebanyak 13.449 siswa dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs dinyatakan lolos seleksi Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) Tahun 2025. Para peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap seleksi tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), menyampaikan bahwa jumlah peserta yang lolos terdiri atas 6.550 siswa jenjang SD/MI dan 6.899 siswa jenjang SMP/MTs.
Pada jenjang SD/MI, peserta terseleksi terdiri atas:
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): 2.177 siswa
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): 2.170 siswa
Matematika: 2.203 siswa
Adapun pada jenjang SMP/MTs:
IPA: 2.332 siswa
IPS: 2.236 siswa
Matematika: 2.331 siswa
“OSN menjadi bagian penting dalam ekosistem pengembangan talenta nasional. Kompetisi ini tidak hanya menguji capaian akademik, tetapi juga menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta keterampilan memecahkan masalah,” kata Kepala Puspresnas, Maria Irene, di Jakarta, Sabtu (13/7/2025).
Menurut data Puspresnas, OSN-K 2025 diikuti oleh 321.043 siswa jenjang SD/MI, yang terdiri atas 111.555 peserta cabang IPA, 93.332 peserta IPS, dan 116.156 peserta Matematika. Sementara itu, jenjang SMP/MTs diikuti oleh 187.552 siswa, dengan rincian 61.958 siswa cabang IPA, 63.175 siswa IPS, dan 62.419 siswa Matematika.
Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara daring dengan dukungan dari Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik), Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), serta Dinas Pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan satuan pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).
Namun demikian, Puspresnas juga mencatat adanya tantangan dalam partisipasi daerah. Kepala Bidang Pengembangan Talenta Puspresnas, Retno Juni, mengungkapkan bahwa sebanyak 42 kabupaten/kota tidak mengirimkan peserta jenjang SMP, serta 225 kabupaten/kota tidak mengirimkan peserta jenjang SD.
“Partisipasi yang belum merata ini menjadi catatan penting bagi kami. Dukungan aktif dari pemerintah daerah, terutama dinas pendidikan, sangat diperlukan untuk memastikan pelibatan yang lebih inklusif,” ujar Retno.
Penyelenggaraan OSN merupakan bagian dari pelaksanaan Manajemen Talenta Nasional yang bertujuan menjaring dan mengembangkan potensi peserta didik secara bertahap, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional.
Penulis : lazir
Editor : ameri













