JAKARTA — Gegap gempita Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 mulai terasa. Dari kota besar hingga pelosok desa, satuan pendidikan bersiap menyambut hari bersejarah ini dengan semangat kolaborasi dan kebhinekaan. Sebagai panduan resmi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menerbitkan Pedoman Peringatan Hardiknas 2025, lengkap dengan tema, logo, serta tata cara pelaksanaan upacara dan kegiatan pendukung lainnya.
Melalui Surat Edaran Nomor 7441/MDM.A/TU.02.03/2025 yang diteken Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, pada 24 April 2025, ditetapkan bahwa tema peringatan tahun ini adalah: “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
“Hardiknas bukan sekadar seremonial. Ini adalah momentum untuk merefleksikan arah pendidikan Indonesia—agar benar-benar merata, berkualitas, dan menyentuh setiap anak bangsa,” ujar Mu’ti dalam keterangan resminya, Sabtu (26/4/2025).
Pedoman tersebut memuat tiga aspek utama: ketentuan umum, pelaksanaan upacara bendera, serta berbagai kegiatan yang bisa dilakukan untuk memeriahkan peringatan ini. Salah satu poin penting adalah ajakan untuk menggunakan media publikasi secara serempak, dengan logo resmi yang tersedia di laman kemendikdasmen.go.id.
Logo Hardiknas tahun ini menampilkan tiga figur manusia berwarna merah, biru, dan abu-abu yang menjulang ke atas secara dinamis. Ketiganya melambangkan semangat kolektif, semarak energi positif, dan semangat kebersamaan dalam memajukan pendidikan nasional.
Kemendikdasmen juga mengumumkan bahwa upacara bendera nasional akan dilaksanakan pada Jumat, 2 Mei 2025 di kantor pusat kementerian. Seluruh satuan pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri, diimbau menggelar upacara serupa secara tatap muka di sekolah masing-masing dengan mengenakan pakaian adat daerah.
“Ini adalah bentuk penghormatan terhadap budaya kita yang kaya dan beragam, sekaligus cara mendidik anak-anak untuk mencintai tanah air,” tambah Mu’ti.
Pedoman dan logo resmi Hardiknas 2025 sudah dapat diakses publik melalui situs resmi Kemendikdasmen, dan diharapkan dapat menjadi rujukan utama dalam pelaksanaan berbagai rangkaian kegiatan peringatan Hardiknas di seluruh Indonesia dan luar negeri. ***
Penulis : lazir
Editor : ameri













