KKP Tingkatkan Layanan Digital untuk Dorong Ekspor Perikanan

- Penulis

Senin, 27 Januari 2025 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya mendukung kemajuan ekspor komoditas perikanan Indonesia melalui pelayanan sertifikasi mutu yang inovatif dan responsif. Dengan layanan digital yang tersedia 24 jam setiap hari, Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) memastikan pelaku usaha dapat dengan mudah mendapatkan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP).

“Kami tidak mengenal hari libur dalam memberikan layanan kepada pelaku usaha. Ini bagian dari komitmen kami untuk mendukung ekspor hasil perikanan Indonesia,” ujar Kepala Badan Mutu KKP, Ishartini, di Jakarta, Senin (27/1).

Menurut Ishartini, digitalisasi layanan melalui platform HONEST (HACCP Online System) telah mempercepat proses penerbitan sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP). Sistem ini dirancang untuk menggantikan metode konvensional dengan layanan online yang lebih efisien. “Kami menyediakan sembilan manfaat utama, seperti peningkatan kecepatan proses, efisiensi, akurasi data, dan transparansi. Semua ini dilakukan demi kenyamanan pelaku usaha,” jelasnya.

Pada tahun 2024, sebanyak 4.424 sertifikat HACCP diterbitkan untuk mendukung ekspor produk kelautan dan perikanan ke 140 negara. “Ini pencapaian besar bagi kita. Namun, tugas kami belum selesai. Kami harus terus meyakinkan negara-negara tujuan agar produk Indonesia tetap diterima,” tegas Ishartini.

Lebih lanjut, Ishartini menginstruksikan seluruh jajaran di unit pelaksana teknis (UPT) untuk proaktif membantu pelaku usaha, termasuk memberikan pendampingan teknis terkait penerapan SMKHP. “Saya minta jajaran di UPT untuk jemput bola, mendampingi pelaku usaha, dan memastikan mereka mendapatkan layanan terbaik,” tambahnya.

Selain HONEST, KKP juga sedang mengembangkan sistem digital baru bernama SiapMutu untuk integrasi layanan sertifikasi dari hulu ke hilir. Sistem ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pembenihan hingga penjaminan mutu pascapanen. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan pentingnya menjaga kualitas produk perikanan dari awal hingga akhir proses produksi.

“Kita harus memastikan seluruh rantai produksi berjalan dengan baik, mulai dari hulu hingga ke konsumen. Ini bukan hanya tentang ekspor, tetapi juga melindungi sumber daya hayati kita,” ujar Menteri Trenggono.

Dengan langkah-langkah ini, KKP berharap dapat meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global sekaligus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha lokal untuk terus berkembang. (RKL)

Penulis : Rahmat Kurnia Lubis

Editor : Erka

Berita Terkait

Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka
Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta
Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:27 WIB

Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Berita Terbaru