JAKARTA – Praktisi hukum dari Kantor Hukum JHN Partner, Hardius Karo Karo, menyatakan dukungan atas langkah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid yang berkomitmen menjaga lahan pertanian produktif dari ancaman alih fungsi.
Hardius menilai kebijakan tersebut sangat penting, karena sawah merupakan penopang ketahanan pangan bangsa. Menurutnya, penyusutan lahan pertanian yang terus terjadi setiap tahun bukan hanya mengancam ketersediaan pangan, tetapi juga berpotensi memicu persoalan hukum dan konflik agraria.
“Lahan pertanian adalah sumber kehidupan. Jangan sampai sawah berubah jadi kawasan industri atau perumahan hanya demi kepentingan sesaat. Negara harus hadir untuk melindungi petani dan memastikan ketahanan pangan tetap terjaga,” ujar Hardius di Jakarta, Kamis, (28/8/2025)
Ia juga menekankan perlunya kerja sama antara pemerintah, aparat hukum, dan masyarakat agar aturan perlindungan lahan bisa benar-benar berjalan. “Kalau aturan soal lahan dijalankan dengan konsisten dan adil, masyarakat akan terlindungi, petani pun merasa aman,” tambahnya.
Penulis : lazir
Editor : ameri













