“Darah Saya Masih Hijau” — Dr Meyniar Albina Resmi Pimpin UNIVA Labuhanbatu, Al Washliyah Dorong Kampus Idaman Berdaya Saing

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU — Harapan baru bergema dari Kampus Universitas Al Washliyah (UNIVA) Labuhanbatu. Di tengah suasana khidmat yang sarat nilai spiritual, Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah (PB Al Washliyah), Dr. KH. Masyhuril Khamis, SH, MM, secara resmi melantik Dr. Dra. Hj. Meyniar Albina, MA sebagai Rektor UNIVA Labuhanbatu periode 2025–2029, Kamis (8/1/2026), bertepatan dengan 19 Rajab 1447 Hijriah.

Pelantikan yang berlangsung di Kampus UNIVA, Rantau Prapat, itu bukan sekadar pergantian kepemimpinan. Ia menjadi penanda dimulainya babak baru perjuangan pendidikan Al Washliyah di bumi Ika Bina En Pabolo—membangun kampus yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing.

Dalam arahannya yang penuh makna, Masyhuril Khamis menegaskan bahwa penetapan Rektor UNIVA dilakukan melalui mekanisme kolektif kolegial, setelah melewati tahapan penilaian objektif serta fit and proper test oleh tim PB Al Washliyah.
“Ini keputusan bersama, lahir dari proses yang objektif. Kami ingin UNIVA dipimpin oleh sosok yang siap mengabdi dan membesarkan kampus,” tegasnya.

Lebih dari itu, Ketua Umum PB Al Washliyah mengingatkan bahwa wajah kampus adalah cerminan nilai moral civitas akademika. Kampus yang bersih, hijau, dan tertata rapi diyakini mampu menumbuhkan kejernihan hati dan pikiran.
“Jaga keindahan dan kebersihan kampus. Kampus yang asri mencerminkan kebersihan hati. UNIVA harus menjadi kampus idaman,” ujarnya penuh penekanan.

Dalam nuansa religius, Masyhuril Khamis juga mengutip hadis Rasulullah SAW tentang empat tingkatan manusia—berilmu dan berharta, berilmu namun tak berharta, berharta tanpa ilmu, serta tidak berilmu dan tidak berharta. Pesan itu diarahkan agar UNIVA Labuhanbatu mampu melahirkan lulusan yang berilmu, berakhlak, dan memberi manfaat nyata bagi umat dan bangsa.

Tak hanya bicara visi, PB Al Washliyah juga memastikan penguatan tata kelola kampus. Sebanyak 13 surat aset UNIVA Labuhanbatu akan segera disertifikatkan demi memperkuat legalitas institusi.
“Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN agar sertifikasi aset berjalan secara nasional,” ungkapnya.

Prosesi pelantikan diawali pembacaan SK oleh Ketua Majelis Pendidikan PB Al Washliyah Ridwan Tanjung, SH, M.Si, dilanjutkan penandatanganan fakta integritas serta pengucapan ikrar janji jabatan oleh Rektor terpilih di hadapan Ketua Umum PB Al Washliyah.

Dengan mata berkaca-kaca dan suara penuh keteguhan, Dr Meyniar Albina menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah besar yang dipercayakan kepadanya.
“Mohon doa agar saya mampu menjalankan amanah ini sebaik-baiknya. UNIVA adalah rumah besar bagi putra-putri Labuhanbatu, Utara, Selatan, dan sekitarnya,” ucapnya.

Kalimat singkat namun penuh makna pun terlontar, mengundang tepuk tangan hadirin:
“Darah saya masih hijau.”
Sebuah penegasan jati diri dan loyalitas total kepada nilai-nilai Al Washliyah.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Bupati yang diwakili Wakil Bupati H. Jamri, ST berharap UNIVA Labuhanbatu dapat bersinergi aktif dengan pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia yang cerdas, unggul, dan berdaya saing.

Pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran PB Al Washliyah, akademisi, tokoh masyarakat, Forkopimda, serta pimpinan organisasi keagamaan, di antaranya Dr H Ismail Efendi, Drs. H. Rizal Naibaho, MM, Prof. Dr. H. Syaiful Akhyar Lubis, hingga Kakanmenag Labuhanbatu Dr. H. Asbin Pasaribu.

Kini, di bawah kepemimpinan Rektor baru, harapan masyarakat menguat agar UNIVA Labuhanbatu melaju lebih maju, menjadi mercusuar pendidikan Islam yang modern, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan zaman—sejalan dengan cita-cita besar Al Washliyah mencerdaskan kehidupan bangsa.

Penulis : Guntar

Editor : Gunawan Tarigan

Berita Terkait

20 Talenta Vokasi Indonesia Siap Bertarung di WorldSkills Competition 2026 Shanghai
Kekerasan Anak Terjadi di Rumah, Sekolah hingga Pesantren, DPR Soroti Sistem Perlindungan
SatuBeasiswa Indonesia Himpun 465 Jenis Beasiswa dari Berbagai Lembaga
PTGMI Lumajang Edukasi 100 Santri, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut
200 Mahasiswa Dikukuhkan di AMN Surabaya, Kemdiktisaintek: Keragaman adalah Kekuatan
Sekolah di Yogyakarta Perkuat Literasi dan Numerasi Lewat STEM Berbasis PISA
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
Dua Ruang Kelas Roboh Akibat Gempa Nagekeo, Guru SD Katolik Doki Tak Berhenti Mengajar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:08 WIB

20 Talenta Vokasi Indonesia Siap Bertarung di WorldSkills Competition 2026 Shanghai

Rabu, 16 September 2026 - 15:09 WIB

Kekerasan Anak Terjadi di Rumah, Sekolah hingga Pesantren, DPR Soroti Sistem Perlindungan

Rabu, 16 September 2026 - 14:01 WIB

SatuBeasiswa Indonesia Himpun 465 Jenis Beasiswa dari Berbagai Lembaga

Rabu, 16 September 2026 - 10:23 WIB

PTGMI Lumajang Edukasi 100 Santri, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Minggu, 13 September 2026 - 08:15 WIB

200 Mahasiswa Dikukuhkan di AMN Surabaya, Kemdiktisaintek: Keragaman adalah Kekuatan

Berita Terbaru