HALMAHERA RAYA — Akses menuju sudut-sudut eksotis Maluku Utara kini kian terbuka. Melalui layanan DAMRI Perintis, Perum DAMRI menghadirkan angkutan publik yang tak sekadar menghubungkan desa ke desa, tetapi juga menjadi pintu masuk menuju potensi wisata alam dan budaya Halmahera Raya yang selama ini sulit dijangkau.
Di kawasan Halmahera Tengah, Timur, Barat hingga Pulau Tidore, sejumlah trayek DAMRI Perintis melintasi bentang alam pesisir, hutan tropis, hingga wilayah budaya khas Maluku Utara. Salah satunya rute Weda – Kobe Gunung – Kobe Sawai yang membelah kawasan Teluk Weda, menyuguhkan panorama laut tenang dengan gugusan pulau kecil di sekitarnya.
Sementara di Halmahera Timur, rute Kakaraino – SP 6 – Subaim menjadi akses penting menuju kawasan ekowisata dengan lanskap hutan hujan tropis dan pantai alami yang masih terjaga. Jalur ini juga berperan sebagai penghubung antarpermukiman dan pusat aktivitas masyarakat.
Tak kalah strategis, rute Transgoal – Susupu – Jailolo memperkuat konektivitas menuju Teluk Jailolo, destinasi bahari unggulan yang dikenal dengan keindahan laut serta tradisi budaya lokal. Keberadaan trayek ini turut menopang geliat pariwisata daerah, termasuk berbagai agenda wisata yang digelar pemerintah setempat.
Di Pulau Tidore, DAMRI melayani rute Sarimalaha – Akesahu – PLB Penyeberangan Rum yang berada dalam lanskap ikonik Maluku Utara. Dari jalur ini, penumpang dapat menikmati pemandangan Gunung Gamalama di Pulau Ternate—ikon visual yang juga dikenal luas melalui uang pecahan Rp1.000—serta pesisir Tidore yang sarat nilai sejarah.
Secara keseluruhan, DAMRI Perintis di Maluku Utara mengoperasikan 15 trayek di 8 kabupaten/kota. Di Pulau Halmahera, layanan ini turut menjangkau enam kawasan transmigrasi, yakni Goal (Halmahera Barat), Sukamaju (Halmahera Utara), Ekor dan Subaim (Halmahera Timur), Wairoro (Halmahera Tengah), serta Nakamura (Pulau Morotai). Selain itu, operasional DAMRI Perintis juga mencakup Pulau Sula, Pulau Morotai, dan Pulau Bacan di Halmahera Selatan.
Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S., menegaskan bahwa angkutan perintis memiliki peran vital dalam pemerataan akses transportasi.
“DAMRI Perintis hadir sebagai penghubung antarwilayah sekaligus membuka akses menuju potensi wisata daerah. Dengan tarif terjangkau, layanan ini diharapkan mampu mendorong ekonomi lokal dan memperkenalkan kekayaan alam serta budaya Halmahera Raya kepada lebih banyak masyarakat,” ujarnya.
Melalui penguatan layanan DAMRI Perintis, DAMRI menegaskan komitmennya dalam mendukung konektivitas nasional, sekaligus berkontribusi sebagai penggerak pariwisata daerah yang inklusif, terjangkau, dan berkelanjutan.
Penulis : amanda az
Editor : ameri













