BULOG Perluas Pasar HoReCa Lewat Befood di Food & Hospitality Indonesia 2026

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perum BULOG melalui brand pangan premium Befood turut berpartisipasi dalam ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026. (foto. bulog)

Perum BULOG melalui brand pangan premium Befood turut berpartisipasi dalam ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026. (foto. bulog)

JAKARTA – Perum BULOG memanfaatkan ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 sebagai panggung untuk memperkuat penetrasi pasar komersial sekaligus memperkenalkan berbagai layanan bisnis terintegrasi kepada pelaku industri perhotelan, restoran, kafe, dan katering (HoReCa). Melalui brand beras premium Befood, BULOG menegaskan komitmennya menjadi mitra strategis bagi industri hospitality yang membutuhkan pasokan pangan berkualitas dan layanan pendukung operasional.

Keikutsertaan BULOG dalam pameran yang berlangsung pada 21–24 Juli 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas jaringan bisnis sekaligus meningkatkan pengenalan merek Befood di pasar nasional.

Selama empat hari penyelenggaraan, stan BULOG ramai dikunjungi pelaku industri hospitality, distributor, pengusaha kuliner, hingga calon mitra usaha. Pengunjung diperkenalkan dengan berbagai produk unggulan seperti Beras Premium Befood Setra Ramos dan Befood Punokawan, serta layanan bisnis yang dikembangkan perusahaan.

Tak hanya menawarkan produk pangan, BULOG juga menampilkan berbagai solusi bisnis, mulai dari JASTASMA (Jasa Pemberantasan Hama), BOSSFOOD (Warehouse & Storage Solution), OPASET (Optimalisasi Aset), hingga layanan Unit Bisnis Industri yang melayani pengolahan beras sesuai kebutuhan dan spesifikasi pelanggan.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, BULOG menggelar seminar industri bertajuk “BULOG Pest Control untuk Industri HoReCa” yang menghadirkan General Manager Unit Bisnis JASTASMA, Seymour Magabe. Seminar tersebut diikuti pelaku usaha HoReCa, mitra bisnis, serta anggota Befood Community dengan pembahasan mengenai pentingnya pengendalian hama sebagai upaya menjaga keamanan pangan dan kualitas layanan di industri hospitality.

Antusiasme pengunjung juga terlihat dalam sesi Live Cooking Demo bersama Chef Aaron Laksana. Dalam demonstrasi tersebut, Chef Aaron menyajikan menu Nasi Bakul Pete Ayam Kecombrang dan Nasi Goreng Smoke Pala menggunakan Beras Premium Befood.

Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menyaksikan proses memasak secara langsung, tetapi juga mencicipi hasil olahan dan merasakan kualitas tekstur nasi yang dinilai cocok untuk kebutuhan rumah tangga maupun bisnis kuliner.

Selain itu, pengunjung dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan pasokan beras premium, melihat langsung kualitas produk Befood, hingga membahas peluang kerja sama dengan Perum BULOG. Berbagai aktivitas interaktif di booth juga menjadi sarana untuk memperkuat citra Befood sebagai salah satu merek beras premium nasional.

Kepala Divisi Pemasaran dan Manajemen Usaha Perum BULOG, Mochamad Yandra Darajat, mengatakan FHI 2026 menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memperluas kolaborasi dengan industri hospitality yang terus berkembang.

“Melalui Food & Hospitality Indonesia 2026, kami ingin menunjukkan bahwa BULOG tidak hanya menghadirkan produk pangan premium melalui Befood, tetapi juga menyediakan berbagai solusi bisnis yang terintegrasi. Kami siap menjadi mitra strategis bagi pelaku industri HoReCa dengan menyediakan pasokan pangan berkualitas sekaligus layanan pendukung operasional yang memberikan nilai tambah bagi bisnis mereka,” ujar Yandra.

Sementara itu, General Manager Unit Bisnis JASTASMA Perum BULOG, Seymour Magabe, menegaskan bahwa pengendalian hama menjadi bagian penting dalam menjaga standar keamanan pangan di sektor hospitality.

“Kebersihan dan keamanan pangan merupakan fondasi utama industri HoReCa. Melalui layanan JASTASMA, kami membantu hotel, restoran, maupun industri makanan menerapkan sistem pengendalian hama yang profesional, terukur, dan sesuai standar sehingga kualitas operasional tetap terjaga serta kepercayaan pelanggan semakin meningkat,” kata Seymour.

Melalui partisipasi pada FHI 2026, BULOG berharap mampu memperluas jaringan kemitraan bisnis, meningkatkan awareness terhadap brand Befood, serta memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi pangan dan layanan bisnis terpercaya bagi industri hospitality di Indonesia.

Saat ini, Beras Premium Befood telah tersedia di berbagai jaringan ritel modern dan supermarket di berbagai daerah, sehingga masyarakat dapat memperoleh produk beras premium dengan lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Mengusung semangat “Befood – Goodness In Every Grain”, Perum BULOG menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan produk pangan berkualitas sekaligus memperluas kolaborasi dengan dunia usaha guna mendukung pertumbuhan industri pangan dan hospitality nasional.

Penulis : amanda az

Editor : ameri

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Berita Terbaru